Bukalapak incar gaet 2 juta pelaku UKM

Rabu, 30 November 2016 | 11:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tahun 2016 ini, online marketplace Bukalapak telah berhasil meningkatkan jumlah penjual atau pelapaknya dari 500.000 menjadi 1,2 juta pelapak. Dari jumlah tersebut, mayoritasnya merupakan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM).

Kedengarannya mungkin sudah besar. Tapi menurut pendiri Bukalapak, Achmad Zaky, jumlah tersebut masih jauh dari total pelaku UKM di Indonesia yang diperkirakan mencapai 50 juta. Menurutnya, kondisi ini salah satunya disebabkan oleh masih rendahnya pemahaman pelaku UKM mengenai bisnis online, utamanya yang ada di daerah.

"Di daerah memang masih banyak yang belum tahu e-commerce atau market place. Internet itu kesannya hanya untuk senang-senang seperti media sosial. Tapi trennya dari tahun ke tahun terus membaik. Kalau tahun lalu jumlah pelapak di Bukalapak baru 500.000, saat ini sudah 1,2 juta pelapak," papar Achmad Zaky di acara kopi darat akbar komunitas Bukalapak, di Jakarta, Senin (28/11/2016).

Untuk merangkul lebih banyak pelaku UKM agar mulai go online, Bukalapak yang memiliki komunitas di berbagai daerah juga rutin mengadakan kegiatan kopi darat atau berbagi pengalaman yang mempertemukan para pelapak dan juga pelaku UKM yang belum berjualan online.

Selain menambah jumlah pelapak, Zaky mengatakan kegiatan tersebut juga bisa membantu para pelapak dalam meningkatkan usahanya. Hal tersebut bisa terlihat dari peningkatan revenue pelapak yang rata-rata mencapai dua kali lipat setiap tahunnya.

"Tahun depan, targetnya saya rasa bisa tembus 2 juta pelapak. Mudah-mudahan dalam lima tahun ke depan, e-commerce dan market place sudah semakin familiar," ujar Zaky yang belum lama ini menerima Tanda Kehormatan Satyalencana Wira Karya dari pemerintah Indonesia. kbc10

Bagikan artikel ini: