HIPMI Jatim dukung komitmen Pelindo III bersih-bersih pungli

Rabu, 30 November 2016 | 19:08 WIB ET
Direktur Utama Pelindo III (Persero) Orias Petrus Moedak (empat dari kanan) bersama jajaran pengurus BPD HIPMI Jatim.
Direktur Utama Pelindo III (Persero) Orias Petrus Moedak (empat dari kanan) bersama jajaran pengurus BPD HIPMI Jatim.

SURABAYA, kabarbisnis.com: Komitmen PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) untuk terus memberantas praktik pungutan liar (pungli) di wilayah kerjanya mendapat sambutan positif dari kalangan pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur.

Pasalnya, hal itu secara tidak langsung akan mampu menekan biaya pengiriman barang (logistik) melalui pelabuhan, sehingga membuat harga jual produk bisa ditekan.

Hal itu diungkapkan Koordinator Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI, Muhammad Ali Affandi saat melakukan audiensi bersama jajaran pengurus BPD HIPMI Jawa Timur dengan Direktur Utama Pelindo III (Persero) Orias Petrus Moedak di Pelindo III, Rabu (30/11/2016).

Menurutnya, sejalan dengan gagasan pemerintah yang menjadikan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia, peran Pelindo III sebagai salah satu gerbang perdagangan ekspor-impor dan perdagangan antar pulau di Tanah Air, komitmen untuk terus memerangi praktik pungli sangat diharapkan.

"Semangat jajaran direksi Pelindo III untuk bersih-bersih terhadap praktik pungli membawa harapan positif bagi pelaku usaha. Selama ini salah satu penyebab tingginya biaya logistik adalah adanya praktif pungli dan dwelling time yang lama di pelabuhan. Dengan komitmen ini diharapkan harga jual produk bisa ditekan, dan daya saing produk dalam negeri juga meningkat," ujar Ali Affandi.

Selain Ali Affandi, jajaran pengurus BPD HIPMI Jatim yang hadir dalam audiensi tersebut diantaranya Sekretaris Umum Ubaidillah Nurdin, Bendahara Umum Yoke Candra Katon, Ketua Bidang VIII Gunggi Sumawiredja, Riko Abdiono, dan Sesha Ayu Permatasari.

Pada kesempatan itu, Orias Petrus Moedak menuturkan bahwa Pelindo III mengedepankan tiga nilai, yakni fokus pada pekerjaan, perhatian pada customer, dan integritas. "Kalau tidak punya tiga hal ini terhadap perusahaan, ya harus pergi," tegas dia.

Pria kelahiran Rote, Nusa Tenggara Timur itu pun membuka diri terhadap para pelaku usaha dan pengguna jasa kepelabuhanan untuk melaporkan jika ditemukan adanya praktik pungli di wilayahnya. Namun dia mengingatkan agar laporan tersebut harus benar adanya.

"Kalau memang ada pungli di tempat kami, silakan lapor. Kalau perlu difoto. Tapi harus benar informasi tersebut dan harus berdasar bukti dan data. Kalau memang benar, saya pastikan besok sudah tidak ada (mencopot orang yang mengambil pungli). Tapi juga jangan melapor yang tidak berdasar bukti, karena ini menyangkut masa depan orang," tegasnya.

Selain pungli, Orias juga menyatakan bahwa dwelling time atau waktu inap barang sampai keluar pelabuhan di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya saat ini sudah mampu diturunkan menjadi 3 hari. Sebelumnya dwelling time di pelabuhan itu masih berada di posisi 5,25 hari. Meski demikian, pihaknya terus berupaya untuk kembali memangkas dwelling time hingga 2,5 hari sesuai permintaan Presiden Joko Widodo.

Komitmen dan inovasi yang dilakukan Pelindo III itu pula yang mendasari jajaran pengurus BPD HIPMI Jawa Timur untuk menghadirkan Orias Petrus Moedak pada acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) HIPMI Jatim yang akan berlangsung Desember 2016 mendatang.

Menurut Bendahara Umum BPD HIPMI Jatim, Yoke Candra Katon, pengalaman dan upaya-upaya inovasi yang dilakukan Pelindo III diharapkan bisa memberikan motivasi dan gambaran bagi para pelaku usaha khususnya pengusaha muda.

"Bagaimana komitmen Pak Orias dalam membersihkan praktik pungli, inovasi yang dilakukan hingga kinerja Pelindo III bagus, serta SAP yang diterapkan di perusahaan, ini yang perlu dibagikan pengalamannya," jelasnya.

Dipaparkan Yoke, keterbukaan yang diterapkan Pelindo III terhadap sektor usaha ini juga menjadi pemicu bagi kalangan pengusaha muda untuk senantiasa bekerja sama. "Tentu kami berharap kerja sama ini bisa berkelanjutan dan terjadi sinergi yang saling mendukung ke arah yang baik dan maju. Kesempatan yang diberikan Pelindo ini akan kami sambut dengan komitmen untuk memberikan sesuatu yang positif pula," ujarnya. kbc7

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: