Genjot wisatawan, Surabaya kembali gelar festival kuliner

Jum'at, 02 Desember 2016 | 07:36 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar Festival Kuliner tahunan untuk menggenjot sektor pariwisata daerah terutama mencapai target kunjungan wisatawan asing.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Achmad Agung Nurawan mengatakan Festival Kuliner Surabaya selalu digelar setiap tahun dua kali sejak 2013. Festival tersebut digelar untuk memperkenalkan beragam kuliner atau makanan khas Surabaya Jawa Timur.

Aneka makanan Nusantara - Istimewa

“Dan kebetulan pada gelaran festival kali ada, Surabaya kedatangan banyak tamu asing yang menggelar East Asia Summit (EAS) Regional Seminar for Capacity Building to Prevent and Counter Violent Extremism pada 5-6 Desember ini,” jelasnya dalam Konferensi Pers, Kamis (1/12/2016).

Adapun gelaran festival kuliner tersebut akan berlangsung pada 6 Desember 2016 mulai pukul 16.00-22.00 di sepanjang Jl. Tunjungan (mulai dari gedung ex Siola hingga Hotel Majapahit).

Festival tersebut akan menghadirkan sekitar 20 item makanan khas Surabaya dan Jatim di antaranya seperti rujak cingur, lontong balap, tahun campur, lontong kikil, lontong kupang, gado-gado, semanggi Surabaya, soto, rawon, mie kluntung, jajan pasar, pecel, ayam bakar, bebek goreng/ bebek songkem, serabi, rangin, bubur, dawet, ketan durian, dan tahu tek.

“Ada sekitar 140 peserta yang ikut dalam festival ini. Harga makanan yang ditawarkan beragam sekitar Rp15.000 an , bahkan ada yang mulai Rp5.000,” imbuh Achmad.

Selain itu terdapat stan yang menghadirkan produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) binaan Dekranasda, Dinas Koperasi, UKM Pahlawan Ekonomi, UKM Kecamatan Genteng, dan UMK Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Achmad menambahkan, melalui berbagai kegiatan wisata, diharapkan Surabaya semakin diminati oleh wisatawan asing. Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Surabaya mencatat tingkat kunjungan wisman ke Surabaya meningkat dari tahun ke tahun sejalan dengan semakin banyaknya titik-titik destinasi wisata di Surabaya. Hingga November 2016 sudah mencapai 564.000 wisatawan asing.

“Kunjungan wisman tidak hanya melewati bandara tapi juga mulai banyak melalui kapal pesiar yang bersandar ke Pelabuhan Perak,” imbuhnya. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: