Desember, 12 golongan pelanggan listrik ini alami kenaikan tarif

Senin, 05 Desember 2016 | 15:30 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero kembali menaikkan tarif tenaga listrik pada Desember 2016 di 12 golongan pelanggan. Tarif listrik itu mengikuti skema penyesuaian tarif (tariff adjustment) yang dilakukan setiap bulannya.

Seperti dikutip dari laman resmi PLN, Senin, (5/12/2016) tarif listrik di tegangan rendah mengalami kenaikan Rp 10,92 per kilowatt per jam (kWh) menjadi Rp1.472,72 dari sebelumnya, bulan November berada pada Rp 1.461,80 per kWh.

Lalu, tarif listrik tegangan menengah naik sebesar Rp 8,31 per kWh atau menjadi Rp 1.121,23 pada Desember 2016 dari bulan November 2016 Rp 1.112,92 per kWh. Sedangkan untuk tegangan tinggi mengalami kenaikan sebesar Rp 7,45 per kWh menjadi Rp 1.003,66 per kWh dari sebelumnya Rp 996,21 per kWh pada November 2016.

Sementara itu tarif listrik untuk layanan khusus juga naik menjadi Rp 1.644 per kWh dari sebelumnya pada November 2016 yang sebesar Rp 1.633 per kWh.Kepala Satuan Komunikasi Korporat PLN I Made Suprateka mengatakan pada bulan Desember 2016, pihaknya akan melakukan kenaikan tarif listrik.

Adapun faktor yang menjadi alasan bagi perseroan kembali menaikkan tarif adalah harga minyak mentah Indonesia, inflasi, dan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Berikut 12 Golongan yang mengalami penyesuaian tarif listrik:

  1. Rumah tangga R-1/Tegangan Rendah (TR) daya 1.300 VA
  2. Rumah Tangga R-1/TR daya 2.200 VA
  3. Rumah Tangga R-2/TR daya 3.500 VA s.d 5.500 VA
  4. Rumah Tangga R-3/TR daya 6.600 VA ke atas
  5. Bisnis B-2/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
  6. Bisnis B-3/Tegangan Menengah (TM) daya di atas 200 kVA
  7. Industri I-3/TM daya diatas 200 kVA
  8. Industri I-4/Tegangan Tinggi (TT) daya 30.000 kVA ke atas
  9. Kantor Pemerintah P-1/TR daya 6.600 VA s.d 200 kVA
  10. Kantor Pemerintah P-2/TM daya diatas 200 kVA
  11. Penerangan Jalan Umum P-3/TR
  12. Layanan Khusus TR/TM/TT.kbc11

Bagikan artikel ini: