China ulur waktu kesepakatan impor manggis, RI gugat ke WTO

Rabu, 21 Desember 2016 | 08:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah Indonesia harus bersabar untuk mewujudkan rencana ekspor langsung manggis ke China. Pasalnya, sampai saat ini masih ada proses legal yang belum selesai.

"Aspek legalnya ada yang belum clear," kata Kepala Badan Karantina Kementerian Pertanian, Banun Harpini usai acara penandatangan nota kesepahaman pengawasan barang ilegal di Kementerian Perdagangan, Selasa (20/12/2016).

Sayangnya, Banun enggan menjelaskan lebih detil terkait aspek legal tersebut. Pemerintah akhirnya membawa perkara ini ke World Trade Organization (WTO). "Kami masukkan pada akhir Oktober 2016 lalu dan mudah-mudahan itu bisa menjadi pelajaran," tambahnya.

Sebelumnya, China  telah sepakat untuk membuka impor langsung manggis dari Indonesia dan rencananya penandatangan dilakukan pada Februari 2016 lalu. Sayangnya, sampai saat ini kerja sama tersebut belum juga dilakukan karena China meminta dilakukan penundaan.

Asal tahu saja, manggis Indonesia sudah banyak ditemukan di pasaran China, tapi buah ini diimpor dari negeri tetangga Thailand dan Malaysia. kbc10

Bagikan artikel ini: