Soal dugaan adanya diskon palsu di Harbolnas, panitia: Konsumen harus lebih cermat

Rabu, 21 Desember 2016 | 10:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Saat gelaran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) tahun 2016 berlangsung, diduga masih ada e-commerce yang menjual barang dengan diskon palsu.

Ketua Panitia Harbolnas 2016, Miranda Suwanto pun angkat bicara. Menurutnya, terkait diskon palsu yang dilakukan oleh salah satu e-commerce saat Harbolnas, pihaknya tak bisa melakukan banyak hal.

Pasalnya, dari Panitia Harbolnas 2016 sendiri sudah mengingatkan perihal itu kepada 211 peserta e-commerce yang ikut dalam gelaran ini. Namun, diakui tak bisa kenakan sanksi.

"Karena kami kumpulan dari berbagai e-commerce, jadi cuma bisa menghimbau saja kepada para peserta Harbolnas. Kami juga tidak punya kekuatan hukum dan tidak bisa memberikan sanksi," katanya usai acara konferensi pers pasca Harbolnas 2016 berlangsung di Jakarta, Senin (19/12/2016).

Menurutnya, sudah seharusnya konsumen juga lebih cermat terhadap diskon abal-abal yang ditawarkan e-commerce. Berbelanja di online, juga membutuhkan kecermatan konsumen seperti berbelanja offline.

"Hal seperti itu juga mestinya kita lakukan saat belanja online," ujar Miranda yang juga menjabat sebagai SVP Strategic Partnership & Business Development Lazada Indonesia.

Meski begitu menariknya, persoalan itu tak berpengaruh terhadap minat konsumen untuk membeli barang saat Harbolnas. Hal itu terbukti dari riset Nielsen yang menyatakan naiknya nilai transaksi pada tahun ini, jika dibandingkan dengan Harbolnas 2015. Tercatat nilai transaksi Harbolnas tahun ini diestimasikan mencapai Rp 3,3 triliun.

"Kalau menurut survei Nielsen tadi kan terlihat bahwa masyarakat malah makin percaya pada belanja online. Jumlah orang yang belanja mengalami kenaikan, pada 2015 cuma 50 persen, sedangkan di tahun 2016 mencapai 61 persen," ujar dia.

Harbolnas sendiri diselenggarakan pertama kali pada tahun 2012 melalui inisiatif dari Lazada Indonesia, Zalora, Blanja, PinkEmma, BerryBenka dan Bukalapak. Pada tahun kelima Harbolnas ini, jumlah peserta naik sebesar 48,6 persen dari tahun lalu dan mengklaim menawarkan diskon hingga 95 persen. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: