Syukuri kinerja 2016, Petrokimia Gresik tutup tahun dengan doa bersama anak yatim

Jum'at, 30 Desember 2016 | 18:32 WIB ET

GRESIK, kabarbisnis.com: Keluarga besar PT Petrokimia Gresik (PG) menggelar tasyakuran dan doa bersama anak yatim piatu di kompleks industri PG di Gresik, Jumat (30/12). Direktur Utama PG Nugroho Christijanto menyatakan, ini merupakan kegiatan rutin yang diselenggarakan setiap tahun sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas pencapaian kinerja perusahaan sepanjang tahun 2016.

"Di tengah tantangan yang cukup berat, perusahaan secara umum memiliki kinerja yang cukup baik. Semua ini tentunya berkat dukungan, kerjasama, dan doa seluruh stakeholder perusahaan, termasuk doa dari anak yatim piatu,” ungkap Dirut PG Nugroho Christijanto dalam sambutannya.

Nugroho mengungkapkan, sejumlah proyeksi kinerja utama perusahaan. Diantaranya adalah kuantum produksi pupuk, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 95% dari RKAP 2016. Sedangkan kuantum produksi non - pupuk (amoniak, asam sulfat, asam fosfat, gypsum, dll) hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan 121% dari RKAP 2016.

Untuk kuantum penjualan pupuk, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 97% dari RKAP 2016. Sedangkan kuantum penjualan non - pupuk, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 79% dari RKAP 2016. 

Sedangkan total nilai penjualan, baik pupuk subsidi maupun pupuk komersial, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 103% dari RKAP 2016. Sedangkan laba komprehensif, hingga akhir Desember 2016 diproyeksikan mencapai 98% dari RKAP 2016.

Nugroho Christijanto menyatakan, sejumlah tantangan perekonomian nasional dan global menjadi faktor tidak tercapainya sejumlah kinerja utama perusahaan. Diantaranya adalah penurunan harga komoditas dunia yang berdampak pada penjualan produk, baik pupuk maupun non - pupuk, serta harga gas yang kurang kompetitif jika dibandingkan dengan harga gas di regional ASEAN.

“Diantara upaya yang kami tempuh adalah melakukan pengadaan bahan baku jangka panjang dan multisource, efisiensi biaya produksi, memperluas pangsa pasar pupuk komersil dan non - pupuk, serta mencari sumber alternatif pasokan gas dengan harga kompetitif,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Nugroho, perusahaan memohon kepada seluruh stakeholder untuk dapat terus mendukung dan mendoakan agar perusahaan diberikan kemudahan dan kelancaran dalam operasionalnya. Sehingga perusahaan dapat menjalankan tugas untuk memproduksi dan menyalurkan pupuk bersubsidi kepada petani. kbc10

Bagikan artikel ini: