Maskapai ini buka lowongan 3 ribu pegawai baru di 2017

Kamis, 05 Januari 2017 | 10:43 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perusahaan penerbangan Jerman, Lufthansa berencana merekrut 3.000 karyawan baru di 2017 ini. Perusahaan paling banyak membuka lowongan kerja untuk pramugari. Demikian keterangan perusahaan seperti dikutip dari Reuters, Rabu (4/1/2017).

Lufthansa Grup, Austrian, Swiss dan Eurowings akan membuka lowongan kerja untuk 2.200 staf. Sedangkan bagian teknik berencana merekrut 450 karyawan baru.

Awak kabin dan pilot Lufthansa telah mogok kerja beberapa tahun terakhir. Hal ini dampak dari keputusan maskapai yang mengurangi belanja sebagai bentuk efisiensi. Serikat awak kabin bulan lalu mengatakan bahwa pembicaraan terbaru dengan maskapai mengenai gaji dan kondisi kerja telah gagal.

Tahun lalu, Lufthansa menghentikan penerbangan ke Venezuela. Hal ini menjadi indikasi bahwa krisis ekonomi di negara tersebut semakin parah.

Seperti dilansir dari CNN Money, maskapai penerbangan ini telah mengeluarkan pengumuman, bahwa mulai 17 Juni 2016 tidak akan ada penerbangan ke Venezuela karena negara tersebut sedang bergulat dengan krisis ekonomi dan krisis kemanusiaan yang mengerikan.

Juru bicara Lufthansa, Andreas Bartles mengatakan, ada dua alasan maskapai menghentikan penerbangan ke Venezuela. Pertama adalah karena minimnya permintaan di kalangan pelancong. Masalah kedua adalah perusahaan kesulitan mengkonversi nilai tukar Venezuela.

Venezuela selama ini bergantung pada cadangan minyak yang besar. Rendahnya harga membuat negara tersebut kesulitan bahkan tak mampu mengimpor kebutuhan pokok masyarakat.

Krisis ekonomi Venezuela menyebabkan pemerintah harus menjatah makanan, kekurangan obat-obatan dan pengangguran massal. Dana Moneter Internasional atau International Moneter Fund (IMF) memperkirakan, angka pengangguran di Venezuela akan mencapai 21 persen pada tahun depan. kbc10

Bagikan artikel ini: