Dari hobi masak, Lola Amaria tekuni bisnis kuliner

Jum'at, 06 Januari 2017 | 10:54 WIB ET

BERANGKAT dari hobi memasak, aktris sekaligus sutradara Lola Amaria telah menjajal usaha kuliner Nasi Pedas di kawasan Jalan Cipete Raya, Jakarta Selatan. Bagi Lola, langkah membuka usaha kuliner bukan karena latah atau sekadar coba-coba cari peruntungan.

Memang, belakangan cukup banyak artis yang terjun ke dunia bisnis seperti kuliner, mode, dan produk kecantikan dengan memanfaatkan popularitas yang sedang naik daun.

Namun demikian Lola tidak membeo mereka. "Saya suka makan makanan enak dan hobi memasak," ujarnya.

Dengan modal bisa memasak saja belum menjamin seseorang mampu mengelola sebuah bisnis rumah makan. Apalagi sekadar menyalurkan hobi. Terjun ke bisnis resto butuh perencanaan matang dan investasi yang tidak sedikit.

Itu prinsip Lola. Selain itu, pengusaha kuliner harus akurat dalam menentukan pangsa pasar dan jenis menu yang ditawarkan.

Belum lagi merekrut dan mengurus karyawan, memastikan ketersediaan bahan baku, hingga membuat strategi pemasaran dan promosi supaya penjualan menanjak.

"Investasinya, kan, besar dan harus kembali," ujar pemeran Tinung dalam film Ca Bau Kan (2002) ini.

Sebelum Nasi Pedas Cipete resmi buka pada 25 Februari 2016, hampir setahun Lola menyusun perencanaan bisnis, mengetes menu, survei tempat,  dan membidik segmen pasar.

Bersyukur, jumlah pengunjung  yang ada sudah melampaui target. Kehadiran Nasi Pedas Cipete juga mendapat sambutan positif pecinta kuliner.

Pendapatan pun mulai memperlihatkan grafik positif sehingga bisa menutupi biaya operasional dan menggaji 30 karyawan. "Untuk balik modal investasi targetnya paling cepat dua atau tiga tahun," ujar perempuan kelahiran Jakarta, 30 Juli 1977 ini.

Pada awal-awal restoran beroperasi, Lola 100% mencurahkan tenaga dan pikirannya terutama memastikan menu yang akan dihidangkan apakah sesuai dengan hasil kreasinya.

Dari sisi rasa, masakan harus konsisten. "Saya merekrut tiga koki. Saya arahkan mereka bagaimana cara memasaknya. Memasukan bawang sebelum atau sesudah dimasak saja pasti akan beda citra rasanya," terangnya. (ayopreneur)

Bagikan artikel ini: