PG targetkan jual 300.000 ton Phonska Plus pada 2017

Jum'at, 06 Januari 2017 | 14:41 WIB ET

GRESIK, kabarbisnis.com: Produk unggulan dan terbaru, Phonska Plus, PT Petrokimia Gresik (PG) secara resmi diluncurkan di gedung Sarana Olah Raga (SOR) Tri Dharma, Gresik, Kamis malam (5/1/2017) oleh Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Aas Asikin Isdat. Produk ini merupakan hasil riset PG, dan termasuk dalam produk komersial/non-subsidi. 

Direktur Utama PG , Nugroho Christijanto, menargetkan penjualan Phonska Plus sebesar 300.000 ton pada 2017. "Untuk tahun 2017 ini, kami yakin dapat menjual 300.000 ton Phonska Plus. Itu tidak termasuk penjualan 15.000 ton sejak dikenalkan pada tahun lalu di Denpasar dan Yogyakarta," kata Nugroho. 

Ditanya tentang area penjualannya, dirinya dengan tegas akan secepatnya mnejual diseluruh wilayah di Indonesia, PG siap fight untuk merealisasikan target tersebut.

Nugroho Christijanto optimistis dengan kehadiranNPK Phonska Plus. Pertama, karena besarnya potensi pasar pupuk NPK di Indonesia dengan rata-rata pertumbuhan kebutuhan mencapai 6,53% per tahun.

Sedangkan kebutuhan pupuk NPK untuk sektor pangan, hortikultura, dan perkebunan rakyat mencapai 6,6 juta ton per tahun (data Asosiasi Perusahaan Pupuk Indonesia). Adanya selisih atau gap inilah yang dimanfaatkan oleh PG dengan menyediakan pupuk NPK non-subsidi berkualitas dengan harga tetap terjangkau bagi petani.

PG juga melakukan demonstration plot (demplot)padi sebanyak 772 demplot di 95 kabupaten (8 provinsi) selama 2015-2016. Tujuan demplot adalah untuk melihat konsistensi hasil uji aplikasi di lokasi lain dengan kondisi yang lebih beragam. Demplot membandingkan penggunaan pupuk NPK Phonska Plus (NPKS+Zn) dengan pemupukan kebiasaan petani setempat.

“Dari demplot ini kami dapatkan rata-rata peningkatan panen 0,85 ton gabah kering panen per hektar atau naik 12% jika dibanding hasil aplikasi pemupukan petani setempat,” ujar Nugroho Christijanto. kbc3

Bagikan artikel ini: