Perluas pasar, Tesla Motors berganti nama

Jum'at, 03 Februari 2017 | 10:00 WIB ET

NEW YORK, kabarbisnis.com: Tesla Motors memutuskan untuk mengubah nama menjadi Tesla Inc. Kabar ini didapat setelah Tesla mengajukan nama baru ke Securities dan Bursa Komisi Amerika Serikat dengan nama Tesla Inc.

Hingga saat ini Tesla belum memiliki alasan yang jelas, tujuan perubahan nama tersebut. Namun seperti dilansir dari Carscoops, Kamis (2/2/2017), sejumlah kalangan memprediksi, perubahan nama datang  setelah bos besar Ellon Musk berencana melakukan perluasan pasar, maka Tesla harus meninggalkan nama Motors.

 Beberapa saat ke depan Tesla akan memasuki babak baru sebagai penyedia energi dan memiliki area pabrikasi besar yang disebut Gigafactory di Nevada.

Tesla Inc dirasa Ellon Musk lebih tepat karena lebih dekat dengan makna energi atau listrik dimana basis pasar dari Tesla akan identik dengan penyediaan listrik, batrai, teknologi charging, penyediaan listrik dari renewable energy dan juga mobil pintar berbahan dasar energi dari listrik.

Namun sebelumnya, Tesla tidak bisa masuk ke pasar China, pasalnya seseorang bernama Zhan Baosheng punya hak atas nama Tesla sejak 2006.

Pria tersebut menginginkan uang kompensasi sebesar USD30 juta bila ingin Model S dijual di bawah nama Tesla. Produsen asal Amerika Serikat tersebut mengatakan tidak dan memilih mengganti nama menjadi  “Tuosule” khusus di China.

Nama Tesla di China telah berganti menjadi Tousule sebagai perusahaan wholesale dan perusahaan retail.

Brand baru tersebut lahir dari transliterasi kata Tesla menurut budaya Hongkong. Tesla Hongkong sebelumnya telah berdiri lebih dulu dibanding China. Sekarang keduanya, baik Hongkong ataupun China bertanggungjawab langsung ke markas besar Tesla di California.

Showroom Tesla terletak di Beijing, akan segera dibuka dalam jangka waktu dekat namun diperkirakan hanya masih menerima pesanan belum bisa menjual. Showroom terbaru. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: