Agenda investasi kunjungan Jokowi ke Australia akhir pekan ini

Rabu, 22 Februari 2017 | 11:18 WIB ET
(Ilustrasi)
(Ilustrasi)

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong menjelaskan, dalam kunjungan kenegaraan Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo ke Australia, 25-26 Februari mendatang, salah satu agenda utamanya adalah di sisi ekonominya, yaitu perundingan IA CEPA (Indonesia Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement) yang merupakan perjanjian perdagangan dan investasi.

“Perundingan sejauh ini cukup lancar. Kami tidak melihat kendala untuk perjanjian kerja sama itu dituntaskan di tahun ini,” kata Lembong.

Kalau perjanjian-perjanjian itu berhasil dituntaskan, lanjut Tom Lembong, maka tahun 2017 ini akan menjadi perjanjian perdagangan bilateral pertama buat Indonesia dengan Australia, dalam lebih dari 10 tahun.

Diakui Kepala BKPM Thomas Lembong, jika dialog kerja sama ekonomi Australia – Indonesia cukup besar tekanannya di sisi investasi. “Tadi kami laporkan bahwa yang sudah jalan adalah investasi cukup besar di pertambangan, pertambangan emas,” ujarnya.

Menurut Lembong, waktu Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan dirinya ke Australia, pada  November lalu, ada penandatanganan kerja sama (Memorandum of Understanding/MoU) antara Newcrest dengan PT Aneka Tambang (Antam), dimana Newcrest menganggarkan lebih dari 1 miliar dolar AS untuk eksplorasi emas di Indonesia dalam 5 tahun ke depan melalui kerja sama dengan PT Antam.

“Jadi itu contoh nyata, hasil konkret dari diplomasi Pak Presiden dan Tim Ekonomi,” pungkas Lembong. kbc3

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: