Holcim Indonesia kembali raih penghargaan Zero Accident ketiga kalinya

Rabu, 22 Februari 2017 | 16:21 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Holcim Indonesia Tbk Pabrik Tuban kembali menerima penghargaan Zero Accident untuk yang ketiga kalinya dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Penghargaan ini sebagai bukti bahwa perusahaan ini telah menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama dalam melaksanakan kegiatan operasinya.

Penghargaan itu diserahkan diberikan secara langsung oleh Wagub Jawa Timur, Syaifullah Yusuf kepada General Manager Pabrik Tuban, Mir Kazim Ali dalam acara Pemberian Penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja Tahun 2017 di Gedung Jatim Expo, Surabaya, Selasa (21/2/2017). Penghargaan juga diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Tuban bersama 9 Kabupaten lainnya di Jawa Timur.

Apresiasi atas kinerja ini diterima oleh Holcim atas 2,3 juta jam selamat yang dicapai sejak Bulan November 2011 hingga Oktober 2016 tanpa fatality accident sejak dimulainya operasional pabrik Tuban. Beragam program safety dilakukan oleh Holcim Indonesia baik untuk karyawan maupun kontraktor yang terlibat dalam kegiatan operasinya. Penghargaan ini diberikan secara langsung oleh Wagub Jawa Timur, Syaifullah Yusuf kepada General Manager Pabrik Tuban, Mir Kazim Ali.

Menurut Mir Kazim Ali, kunci dari keselamatan kerja adalah kepedulian terhadap diri sendiri dan rekan kerja disekitarnya. Di Holcim Indonesia, kepeduliaan tersebut diwujudkan melalui beragam tindakan, antara lain dengan mengingatkan orang di sekitar kita jika ada unsafe action maupun unsafe condition yang terjadi. Selain itu melalui pelaporan yang dilakukan secara konsisten serta beragam program untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman karyawan maupun kontraktor akan pentingnya keselamatan kerja, serangkaian kegiatan dilakukan meliputi safety day yang dilakukan 4x/tahun, peringatan bulan nasional K3, penerapan aturan dan evaluasinya, dan sebagainya.

Menurut data BPJS ketenagakerjaan, sampai dengan bulan November 2016 terjadi penurunan kecelakaan kerja dari 110. 285 kasus di 16.082 perusahaan dari 296.271 perusahaan yang terdaftar dengan korban meninggal 530 orang menjadi 101.367 kasus di 17.069 perusahaan dari 359.724 perusahaan yang terdaftar dengan korban meninggal dunia sebanyak 2.382 orang. Kejadian tersebut harus menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk mencegah tidak terulangnya kejadian yang sama. Melalui berbagai upaya perbaikan dan penyempurnaan saran dan prasarana pelaksanaan K3 yang akan terus dikembangkan Kementrian Ketenagakerjaan diharapkan dapat mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Holcim Indonesia akan terus berkomitmen untuk meningkatkan kepedulian terhadap keselamatan kerja bagi seluruh karyawan dan kontraktor yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan. “Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin mengajak seluruh komponen yang ada di PT Holcim Indonesia Tbk Pabrik Tuban, untuk bersama sama berkomitmen melakukan upaya upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 di lingkungan Pabrik Tuban. Sehingga Budaya K3 benar-benar terwujud di setiap tempat kerja yang ada di wilayah PT Holcim Indonesia Tbk Pabrik Tuban”, pungkas Mir Kazim Ali. kbc10

Bagikan artikel ini: