Kembangkan UKM, Kemdag gandeng MatahariMall

Kamis, 23 Februari 2017 | 22:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Perdagangan (Kemdag) menggandeng MatahariMall.com untuk mendorong kualitas UKM melalui program UKM Super.

Pada tahun 2016, jumlah UKM di Indonesia diperkirakan mencapai 55,2 juta dengan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) mencapai 57,9 persen dan kontribusi penyerapan tenaga kerja 97,2 persen.

CEO MatahariMall.com Hadi Wenas mengatakan, program UKM Super bertujuan untuk mengembangkan potensi bisnis UKM ke ranah digital. Program UKM super dikemas dalam sebuah pembekalan teknis serta pendampingan dalam rangka penguatan produk untuk meningkatkan daya saing serta optimalisasi praktik pemasaran digital.

"UKM harus lebih modern baik dari proses operasional, produksi, branding, lisensi, hingga pengemasan," ujar dia di Jakarta, Rabu (22/2/2017).

Bisnis UKM diharapkan dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga dapat lebih maju untuk kemudian memanfaatkan platform digital dalam berbisnis.

Selain berperan dalam pertumbuhan pembangunan dan ekonomi, UKM juga memiliki kontribusi yang penting dalam mengatasi permasalahan lapangan pekerjaan.

Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan MatahariMall.com tak hanya berfokus pada penjualan online, namun juga berkontribusi mengadakan pendampingan dan edukasi kepada UKM yang telah bergabung.

MatahariMall.com sebagai salah satu marketplace eCommerce terbesar di Indonesia merupakan platform yang tepat untuk memberdayakan UKM.

Tiga bulan setelah didirikan atau sejak didirikan, MatahariMall.com secara aktif menggandeng dan membimbing ribuan pelaku UKM di Indonesia.

MatahariMall.com membekali pelaku UKM dengan beragam materi pembelajaran bisnis online untuk membantu meningkatkan kualitas, daya saing, dan juga jangkauan mereka baik di pasar lokal maupun internasional. Dengan latar belakang tersebut, MatahariMall.com dipilih sebagai partner ekslusif Kemdag untuk membantu mengembangkan program pemasaran online para pelaku UKM.

“Sejak awal, kami mengerti betapa penting peran UKM di dalam pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kami juga percaya bahwa dengan memaksimalkan penggunaan teknologi, pelaku UKM dapat mempercepat peningkatan kontribusi positif tersebut,” ujar Wenas. kbc10

Bagikan artikel ini: