Indonesia-Arab Saudi kerja sama pengembangan UKM, ini rinciannya

Kamis, 02 Maret 2017 | 08:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga melakukan penandatangan kerja sama mengenai pengembangan usaha kecil dan menengah (UKM) dengan otoritas UKM Kerajaan Arab Saudi di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (1/3/2017).

Dalam penandatanganan tersebut ada enam poin utama terkait kerja sama pengembangan UKM antara Indonesia dan Arab Saudi.

Pertama, pertukaran informasi mengenai program-program UKM. Kedua, pertukaran tenaga ahli. Ketiga, fasilitasi kerja sama dalam meningkatkan kualitas produk dan daya saing UKM.

Keempat, kerja sama pelatihan vocational dan managerial, kelima fasilitasi kerja sama UKM menyediakan informasi, peluang-peluang. Keenam, dukungan untuk UKM dalam mengakses pasar di kedua negara.

"Kerja sama pengembangan UKM antara Indonesia dengan pemerintah Kerajaan Arab Saudi akan memberi manfaat bagi kedua negara," kata Menkop melalui keterangan resmi, Rabu (1/3/2017).

Penandatanganan kerja sama tersebut disaksikan Presiden Joko Widodo dan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz al-Saud. Tujuan kerja sama ini adalah untuk mendorong dan memberikan kontribusi bagi pembentukan hubungan yang saling menguntungkan dalam pengembangan UKM antara kedua belah pihak.

Puspayoga mengatakan kerja sama ini akan sangat bermanfaat bagi Indonesia mengingat jumlah UKM Indonesia lebih dari 59 juta. kbc10

Bagikan artikel ini: