Raja Salman jadi endorser efektif untuk gaet wisman Timur Tengah

Jum'at, 03 Maret 2017 | 13:34 WIB ET
(Istimewa)
(Istimewa)

Jakarta, kabarbisnis.com: Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya terlihat di antara pejabat tinggi negara yang menyambut kedatangan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz al-Saud di Bandara Halim Perdanakusuma, Rabu (1/3). Menpar terlihat bungah saat menyambut kedatangan raja berjuluk “Pelayan Dua Kota Suci” itu. Maklum, kehadiran Raja Salman membawa kabar baik bagi pariwisata di Tanah Air, khususnya Jakarta dan Bali.

Pasalnya, dalam kunjungannya ke Indonesia, Raja Salman membawa serta sekitar 1.500 anggota rombongan. Setelah menuntaskan kunjungan kenegaraan di Jakarta, Raja Salman dan rombongan akan berlibur di Bali pada 4-9 Maret mendatang.

Menpar Arief Yahya pun mengucapkan selamat datang pada kedatangan Raja Salman. “Kami ucapkan selamat datang untuk Raja Salman berserta rombongan,” ucapnya saat ditemui di Bandara Halim.

Merujuk catatan Kementerian Pariwisata, Arief mengungkapkan, kunjungan turis asal Arab Saudi terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) dari Arab Saudi mencapai180.000. Pada 2016, jumlah wisman dari negeri kaya minyak itu meningkat 30%, mencapai 240.000.

Sedangkan pada 2017, Arief memasang target lebih tinggi. “Kita harapkan kenaikan hingga 50%. Jadi 360.000,” katanya.

Menurut Arief, kunjungan Raja Salman beserta rombongan punya makna penting bagi pengembangan pariwisata Tanah Air. “Raja Salman adalah tokoh akbar, dan ditokohkan di Timur Tengah,” tutur Arief.

Selain itu, gema pemberitaan tentang liburan Raja Salman di Bali jelas akan mengerek pamor pariwisata Indonesia di mancanegara. Apalagi pasar Timur Tengah memang sangat menjanjikan.

Karenanya Arief menyebut berbagai pemberitaan tentang liburan Raja Salman akan berimbas positif bagi pariwisata Indonesia. “Raja Salman adalah endorser pariwisata terhebat untuk pasar Timur Tengah, dan ini gratis,” tegasnya. kbc9

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: