Kesalahan berpikir saat investasi properti

Selasa, 07 Maret 2017 | 09:25 WIB ET

Properti masih menjadi salah satu instumen investasi yang terbilang populer karena sifatnya yang dapat memberikan keuntungan besar. Properti pun lebih dilirik ketimbang instrumen investasi lain seperti emas atau deposito.

Namun, berinvestasi properti tidaklah semudah yang dibayangkan. Jika salah perhitungan, bisa-bisa nilai properti yang diharapkan tidak sesuai. Laman properti global Lamudi merilis sejumlah kesalahan yang sering dilakukan oleh kalangan investor properti. Ini yang perlu dicatat:

Sifat Jangka Panjang

Banyak yang berpikir, dengan berinvestasi properti maka dapat menjadi kaya raya dalam waktu cepat. Memang, hal tersebut bisa terwujud, namun tidak mungkin bisa terjadi dalam waktu singkat. Dibutuhkan kesabaran, waktu dan kerja keras untuk dapat menghasilkan keuntungan.

Lokasi, Lokasi, dan Lokasi

Usahakan selalu untuk memilih properti yang berada di lokasi strategis. Lokasi yang tergolong jauh dan kurang strategis, akan menimbulkan kesulitan untuk memasarkan properti tersebut di kemudian hari.

Estimasi Keuntungan

Ada yang mengatakan, jika sudah mengeluarkan sejumlah uang untuk investasi properti, maka hitunglah perkiraan nilai yang akan dimiliki dalam kurun waktu dua tahun depan. Jika sudah melihat adanya keuntungan yang akan didapat, maka pilihan investasi tersebut sudah tepat.

Jauhkan Sikap Egois

Saat berinvestasi properti, sebaiknya menjauhkan sifat egois karena akan terlibat dengan banyak orang mulai dari agen, pihak bank, dan lain-lain. Apalagi bila satu saat membutuhkan renovasi, tentunya akan berhubungan dengan tukang pipa, tukang listrik hingga pekerja lainnya. Jadi, sikap egois harus dihilangkan. Sebaliknya, cobalah berkompromi agar urusan menjadi mudah.

Biaya Tambahan

Banyak investor properti hanya menghitung harga rumah yang diinginkan tanpa memperhatikan biaya tambahan lainnya. Padahal, properti tersebut akan membutuhkan biaya perawatan, seperti biaya listrik dan air. Hal ini, harus diperhitungkan juga saat akan membeli properti. kbc4

Bagikan artikel ini: