Jepang siap suntik Rp580,4 miliar bangun pabrik alat musik di RI

Jum'at, 10 Maret 2017 | 09:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat salah satu produsen alat musik Jepang berminat untuk menanamkan modalnya di Indonesia sebesar USD 43,4 juta atau Rp 580,4 miliar. Investasi tersebut dilakukan untuk memproduksi piano akustik, piano elektrik atau digital, biola serta komponen piano, di mana hasil produksi dari investasi tersebut akan dipasarkan 99 persen untuk pasar ekspor.

"Hasil produksinya diperkirakan akan menambah angka ekspor mencapai kurang lebih USD 84,7 juta per tahunnya," kata Deputi Bidang Promosi Penanaman Modal Himawan Hariyoga melalui keterangan resminya di Jakarta, Kamis (9/3).

Dia menambahkan, nantinya investasi ini akan menyerap 1.600 tenaga kerja dan akan dibangun dengan memanfaatkan fasilitas Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK) di kawasan industri di Bekasi. Konstruksi tersebut akan dibangun pada bulan Mei 2017 dan akan selesai dalam waktu 1 tahun dan diharapkan ekspor perdana pada bulan September 2018.

"Mereka akan menempati 15 hektar lahan di kawasan industri di Bekasi dan bisa langsung konstruksi karena memanfaatkan KLIK," imbuhnya.

Berdasarkan data BKPM, realisasi investasi dari Jepang tahun 2016 mencapai USD 5,4 miliar, menduduki peringkat kedua setelah Singapura. Jepang merupakan salah satu negara teratas yang berkontribusi besar terhadap capaian realisasi investasi Indonesia. kbc10

Bagikan artikel ini: