Anggaran dikepras, Wapres JK: Kemeriahan Asian Games jangan sampai berkurang

Kamis, 16 Maret 2017 | 05:25 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Ketua Tim Pengarah Kepanitiaan Asian Games 2018, Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla mengatakan, penyelenggaraan Asian Games 2018 ini menjadi tantangan bagi Indonesia setelah pernah menjadi tuan rumah pada 56 tahun yang lalu. Ia menyebutkan, sejauh ini Indonesia telah mengeluarkan anggaran sebesar Rp30 triliun untuk Asian Games 2018, dengan rincian untuk infrastruktur Rp10 triliun, Palembang Rp7 triliun, dan Jakarta kurang lebih Rp23 triliun.

“Saya kesini untuk mengawal Asian Games agar semua aman dan selamat, dan saya sendiri sudah mencoba menghubungi beberapa sponsor untuk efisiensi anggaran kita,” tegas Wapres Kalla.

Untuk kesuksesan penyelenggaraan, menurut Wapres, dianggarkan sebesar kurang lebih Rp4 triliun yang telah diefisenkan dari anggaran yang diajukan sebelumnya sebesar Rp8 triliun. Namun Wapres berharap efisiensi penyelenggaraan ini jangan sampai mengurangi kemeriahan Asian Games di Indonesia.

“Hampir semua pelaksanaan Asian Games menguntungkan bagi negara penyelenggaranya. Oleh karena itu dalam Asian Games di Indonesia nanti hitungannya harus jelas untuk keuntungan finansial kita,” kata Wapres Jusuf Kalla, seraya menambahkan bahwa untuk mencapai tujuan ini Indonesia harus berbicara kepada para sponsor baik dalam maupun luar negeri dalam optimalisasi sponsor dalam pembiayaan penyelenggaraan Asian Games karena posisi Indonesia saat ini adalah menggantikan Vietnam yang sebelumnya ditunjuk sebagai tuan rumah Asian Games.

Dengan tingkat partisipasi mencapai 45 negara dan mempertandingkan 484 nomor dari 42 cabang olahraga, sebagai tuan rumah Asian Games 2018, Indonesia ditargetkan mampu menembus urutan 8-10 besar dengan capaian minimal 23 medali emas. kbc2

Bagikan artikel ini: