Incar penjualan Rp5 triliun, INKA garap pasar Asia dan Afrika

Jum'at, 24 Maret 2017 | 08:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT INKA menargetkan perolehan penjualan mencapai hingga Rp 5 triliun dalam dua tahun ke depan atau pada 2019. Angka ini meningkat dari perolehan selama 2016 yang mencapai Rp 1,8 triliun.

Direktur Utama PT INKA, Agus Purnomo, merasa optimistis meraih target tersebut seiring dengan pengembangan teknologi yang terus dilakukan pada produknya, baik di pasar dalam negeri maupun ekspor.

"Target itu bisa diraih dengan terus bekerja keras di pasar dalam negeri dan ekspor. Market Asia Selatan dan Afrika masih menjadi peluang besar. Belum lagi, jika kita mampu merebut pasar China," ujar Agus Purnomo kepada wartawan seperti dikutip dari Antara di Madiun, Kamis (23/3/2017).

Pihaknya berani membidik target tinggi mengingat perolehan penjualan pada 2016 mencapai angka Rp 1,8 triliun. Jumlah tersebut melebihi dari target yang ditetapkan sebesar Rp 1,6 triliun. Bahkan, pada 2017 pihaknya menargetkan bisa tembus hingga Rp 2,6 triliun.

Untuk mencapai target tersebut, baik pada tahun ini maupun tahun-tahun mendatang, INKA terus meluncurkan berbagai produk baru, seperti kereta bandara dan light rail transit (LRT).

Tidak hanya itu, INKA juga mulai merambah pembuatan alat trasportasi di luar kereta api, seperti bus gandeng dan komponen kecil kereta.

Sisi lain, INKA juga menggarap proyek kereta Bandara Soekarno Hatta dan kerja sama dengan PT KAI untuk peremajaan ratusan kereta serta pesanan dari dalam negeri untuk menunjang angkutan Lebaran.

Hal lain, INKA menggarap kembali pasar ekspor berupa kereta pesanan luar negeri seperti Banglades dan Srilanka dengan total nilai kontraknya yang mencapai triliunan rupiah.

Direktur Keuangan dan SDM PT INKA Mohamad Nur Sodiq menambahkan bahwa pemenuhan target tersebut juga didukung oleh kinerja anak perusahaan PT INKA yang diharapkan juga optimal.

"Dari jumlah target yang ditentukan tersebut, diharapkan minimal yang 20 persennya disumbang dari INKA Group, dalam artian anak perusahaan dan cucu perusahaannya," katanya.

Seperti diketahui, PT INKA memiliki anak perusahaan PT INKA Multi Solusi (IMS). Sementara itu, PT IMS memiliki tiga anak perusahaan, yakni PT INKA Multi Solusi Service (IMSS), PT INKA Multi Solusi Trading(IMST), dan yang baru didirikan adalah PT INKA Multi Solusi Consulting (IMSC).

Dia berharap masing-masing anak perusahaan dan cucu perusahaan tersebut harus mampu tumbuh dan berkembang untuk mewujudkan INKA Group yang makin maju. kbc10

Bagikan artikel ini: