Luncurkan program `Goes to School`, bos HIPMI: Ini sejalan dengan Revolusi Mental

Senin, 27 Maret 2017 | 18:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Jumlah pengusaha di Indonesia dinilai masih sangat sedikit dibandingkan dengan negara lain. Hingga saat ini, jumlahnya masih sekitar 1,6% dari total populasi penduduk. Padahal, standar Bank Dunia jumlah pengusaha yang dibutuhkan suatu negara mencapai 4%.

Demikian dikatakan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bahlil Lahadalia dalam Rakernas XVI  di Jakarta, Senin (27/3/2017).

Bahlil mengatakan untuk menggenjot jumlah pengusaha muda, HIPMI tahun ini akan mengembangkan program goes to school. Program ini diharapkan dapat menggali potensi pengusaha-pengusaha muda mulai dari sekolah. "Anak sekolah sudah dapat belajar menjadi pengusaha dan bisa membentuk fondasi yang lebih kuat sejak dini,” kata Bahlil.

Program tersebut, kata Bahlil, sejalan dengan revolusi mental yang diusung pemerintahan Presiden Joko Widodo. Bahlil meminta dukungan pemerintah dalam pengembangan pengusaha di Indonesia, khususnya dari generasi muda. "Ini karena Presidennya pengusaha dan (mantan) kader HIPMI," ujar Bahlil.

Adapun jumlah anggota HIPMI saat ini sudah mencapai 43.000 orang yang tersebar di 34 provinsi dan 417 kabupaten dan kota seluruh Indonesia. kbc11

Bagikan artikel ini: