Meski jadi lumbung ikan, masyarakat pesisir masih kekurangan nutrisi

Senin, 03 April 2017 | 06:58 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menko Maritim Luhut B. Pandjaitan menyatakan, masyarakat pesisir masih menghadapi masalah terkait pemenuhan malnutrisi pada anak-anak, meskipun wilayah itu merupakan lumbung ikan.

Pernyataan itu disampaikan Luhut saat menjadi pembicara dalam acara Global Issues Network (Gindo) 2017 di Sekolah Pelita Harapan, Karawaci, Tangerang, Minggu (2/4/2017).

Menurut dia, walaupun 20% kemiskinan telah diatasi pemerintah, malnutrisi masih terjadi. "Dan, itu (malnutrisi) kan bukan permasalahan setahun atau dua tahun, Itu persoalan bertahun-tahun yang mungkin kita kurang berani buka ke publik karena takut dibilang jelek. Tidak perlu takut. Ini masalah kita bersama yang harus kita selesaikan bersama,” katanya.

Presiden Joko Widodo, ungkapnya, telah memerintahkan kabinetnya untuk menuntaskan masalah ini, salah satunya dengan program pemerataan pembangunan. Luhut mengatakan pembangunan harus dilakukan di segala bidang secara berkesinambungan, 

"Misalnya, saat ini kita kembangkan Sumbawa untuk bisa menjadi  lumbung padi atau lumbung pangan, kita perbaiki infrastrukturnya, seperti jalan, pelabuhan, listrik, air. Itulah yang kita namakan penanganan secara holistik. Jadi tidak bisa penanganan ini dilakukan sendiri-sendiri, Harus dalam tim," tuturnya.

Meski program sudah berjalan, Luhut menjelaskan pengentasan masyarakat dari kemiskinan memerlukan waktu lama meski kini rasio tingkat kemiskinan sudah bisa dikurangi sedikit demi sedikit.

Luhut juga berharap agar generasi muda mampu mempelajari aspek kelautan yang dimiliki Indonesia sehingga paham bagaimana menjaga dan melestarikannya. kbc2

Bagikan artikel ini: