Bisnis jual-beli rambut ternyata laku keras di internet, harganya bisa tembus miliaran rupiah

Selasa, 04 April 2017 | 12:33 WIB ET

PELUANG bisnis kini semakin beragam. Ternyata ada juga bisnis jual-beli rambut orang-orang terkenal. Bagaimana sih proses bisnisnya?

Anda tahu David Bowie? Ya, musisi legendaris itu telah meninggal pada 10 Januari 2016. Pada Juni 2016, atau enam bulan setelah kematiannya, ada penawaran heboh di internet: seikat rambut milik David Bowie dijual! Rambut tersebut digunting langsung dari kepala Bowie dan diambil oleh pembuat wig ketika sang legenda akan diabadikan dalam museum lilin Madame Tussauds di London, Inggris.

"Saat saya bekerja di sana, kepala studio Madame Tussaud merupakan pemahat berbakat Ian Hanson, dan kepala departemennya merupakan pembuat wig inovatif Ray Marston. Mereka berdua tahu kalau saya merupakan penggemar Bowie dan dengan berbaik hati memberikan saya seikat rambutnya saat ia berkunjung pada 1983," tulis pengoleksi rambut Bowie, Wendy Farrier, seperti dikutip business insider.

Setelah kematian sang legenda, rambut itu dijual. Diikat dengan pita biru, seikat rambut itu laku dengan harga yang fantastis: US$ 18.000 atau sekitar Rp285 juta.

Bisnis jual beli rambut orang-orang terkenal lewat internet memang kadang tak masuk akal.

Sebagai contoh, seiikat rambut milik mantan presiden AS John F. Kennedy laku dijual seharga USD 4.160 pada 2011. Rambut milik sang raja pop Michael Jackson yang diambil dari saluran air juga laku di tahun yang sama dengan harga US$ 10.871.

Rambut siapa yang paling mahal? Ternyata milik pejuang revolusioner Amerika Latin, Che Guavara, yang seiikat rambutnya terjual seharga US$ 119.000 atau sekitar Rp1,5 miliar.

Apa sih istimewanya mengoleksi rambut orang terkenal. Menurut Adrian Roose dari JustCollecting.com, sebuah komunitas online untuk para kolektor, membeli rambut orang terkenal sebenarnya merupakan tradisi lama.

"Itu dimulai di masa Victoria, kala itu mengoleksi rambut tokoh terkenal merupakan hal yang normal, sama dengan kita mengoleksi tanda tangan di masa sekarang," kata Roose.

Dari sudut pandang sejarah, mengoleksi rambut juga membantu memecahkan misteri.

Menurut Roose, para sejarawan tahu mengenai banyak hal berkat rambut, seperti Thomas Jefferson yang diketahui memiliki anak dari salah satu budaknya dan Beethoven menderita racun dari timah. kbc2

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: