Bangun apartemen mahasiswa, PP Properti akuisisi lahan di Malang

Kamis, 20 April 2017 | 09:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Emiten pengembang properti, PT PP Properti Tbk (PPRO) kembali menambah cadangan lahan dengan mengakuisisi lahan di Malang seluas 1,5 hektare (ha). Lahan tersebut akan dipakai perseroan untuk mengembangkan proyek tiga menara apartemen mahasiswa bebas narkoba yang akan diluncurkan pada Juli 2017.

"Penambahan lahan di Malang merupakan bagian dari strategi jangka panjang PPRO untuk menopang pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan pada masa mendatang," kata Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat, melalui siaran persnya, Rabu  (19/4/2017).

Taufik menjelaskan lahan yang diakusisi perseroan memiliki lokasi strategis karena terletak di sekitar kampus ternama seperti Unibraw, Universitas Muhammadiyah Malang, serta sejumlah institusi pendidikan lain.

Menurut dia, Malang merupakan salah satu kota yang memiliki pertumbuhan ekonomi tertinggi di Jawa Timur dengan potensi sektor pariwisata yang kian menggiurkan. Selain itu, Malang juga dikenal sebagai pusat pendidikan utama di Pulau Jawa.

Langkah akuisisi lahan di Malang itu semakin memperkuat kehadiran emiten dengan kode saham PPRO ini di Jawa Timur. Belum lama ini, PPRO juga telah mengakuisisi lahan di Surabaya, Jawa Timur, untuk pengembangan proyek baru.

Cadangan lahan itu terletak di Wiyung, Surabaya, seluas 2,2 ha. Di atas lahan itu, PPRO akan membangun proyek apartemen sebanyak lima menara untuk konsumen kelas premium di Surabaya yang merupakan salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Indonesia.

Dalam proyek tersebut, PPRO bersama dengan pemilik lahan PT Gunungsari Saktijaya akan membentuk perusahaan joint venture, dengan PPRO menjadi pemegang saham mayoritas sebesar 80 persen dari modal dasar yang ditempatkan senilai Rp294 miliar.

PPRO juga telah menambah cadangan lahan di Embong Sawo, Surabaya, yang akan dimanfaatkan untuk pengembangan proyek properti lanjutan.

Saat ini, proyek di kawasan itu masih memasuki fase desain. Perseroan berharap tambahan landbank akan semakin memudahkan ekspansi untuk menopang pertumbuhan kinerja pada masa mendatang.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT PP Properti Tbk Galih Saksono mengatakan perseroan pada 2017 memang masih tetap fokus mengembangkan proyek-proyek residensial vertikal (high rise). Selain tiga proyek di Jawa Timur, nantinya dua proyek baru PP Properti juga masih berupa apartemen, yakni di Jatinangor dan Jababeka (Bekasi). kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: