Kemendag ingin pasar meriah ala Jatim dicontoh provinsi lain

Jum'at, 21 April 2017 | 13:50 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Inspektur Jenderal  Kementerian Perdagangan (Kemendag)  Srie  Agustina mengapresiasi dan ingjn mengadopsi konsep  pasar meriah yang diselenggarakan Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) Jawa Timur. Ia menilai konsep iini bisa menjadi inspirasi dan contoh provinsi lain di Indonesia.

Pernyataan tersebut diungkapkan saat menghadiri Pembukaan Pasar Meriah  Di Halaman Disperindag Jawa Timur  Surabaya , Kamis (19/4/2017). Ia mengatakan, kegiatan pasar meriah yang diselenggarakan Disperindag Jawa Timur adalan inspirasi baru dan akan menjadi contoh pemerintah daerah lain di Indonesia.

“Jawa Timur merupakan provinsi ispirator bagi provinsi lain untuk memajukan industri kecdil menengah (IKM). Pasar meriah ini namanya menarik karena didalam pasar meriah/megah ada yang murah. Ini merupakan kegiatan luar biasa dan diharapkan terus berlanjut,” ujar Irjen kemendag.  

Dengan adanya pasar murah meriah ini, maka masyarakat bisa membeli sembako untuk dua minggu sampai tiga minggu. Selian  itu, kegiatan ini dinilai bisa menjadikan jarngan  Disperindag lebih luas.

Kadis Perindag Jawa Timur M Ardi Prasetiawan mengatakan, kegiatan pasar meriah ini sudah yang ke tiga kalinya dan diselenggakan setiap bulan pada Kamis dan Jumat pada minggu ketiga. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat khusnya menjelang Puasa dan Lebaran ini. Pasar meriah juga sebagai peluang pilihan masyarakat khusunya komoditi bahan pokok yang berkualitas dengan harga di bawah harga pasar.

Agar pasar murah meriah bisa berjalan dengan baik, Disperindag berkoordinasi dengan BUMN, BRI, Aprindo, PPI, kantor Sansat, BI, Bulog dan para UKM. Dengan Sansat  masyarakat bisa membayar pajak kendarqaan dan dengan BI bisa tukar uang baru dan sebagainya.

Pada pasar meriah kali ini diikuti oleh sekitar 50 stand yang terdiri 15 stand makanan minuman (Mamin),  satu stand Cafe, 5 stand kuliner khas Surabaya, 6 stand bahan pokok, industri kecil menengah (IKM) 20 stand. Stand sembako BRI dan stand pijat urat.

Di pasar meriah gula pasir dijual Rp 11.000/kg, beras harganya bervariasi mulai Rp 9.000-10.000/kg, telur ayam Rp 16.500/kg, bawang putih Rp 35.000/kg, bawang merah 25.000/kg dan buah-buahan dengan harga terjangkau. Dipasar meriah ini jtiap hari ada dorpres bagi pengunjung yang berbelanja. Kegiatan ini dibuka mulai pukul 08.00 sampai 15.30 Wib. kbc6

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: