Tahun depan, dana desa dinaikkan jadi Rp1,6 miliar

Jum'at, 28 April 2017 | 18:44 WIB ET

CIREBON, kabarbisnis.com: Pemerintah berencana menaikkan dana desa sebesar Rp120 triliun pada 2018 mendatang, hal ini didasari atas instruksi Presiden Jokowi yang menilai efektif penggunaan dana desa untuk membangun infrastruktur, pemberdayaan masyarakat dan ekonomi desa.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjoyo mengungkapkan Presiden Jokowi akan terus meningkatkan pemberian dana desa kepada masyarakat. Di 2016 pemerintah memberikan dana desa sebesar Rp46,8 triliun, 2017 meningkat menjadi Rp60 triliun dan 2018 akan dinaikan kembali menjadi Rp120 triliun.

"Rata-rata per tahun setiap desa mendapatkan Rp1,3 miliar yang bersumber dari dana desa pusat, ADD Kabupaten Cirebon dan dana dari Provinsi, 2018 mendatang setiap desa bisa mendapatkan dana desa sebesar Rp1,6 miliar," katanya saat mengunjungi Desa Pabedilan Kaler, Kecamatan Pabedilan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (28/4/2017).

Menurutnya, penyerapan dana desa di 2015 hanya terserap 80% hal ini masih banyaknya desa yang belum efektif mengelola dana desa namun di 2016 penyerapannya naik menjadi 99%. Dari dana desa tersebut sudah bisa membangun jalan desa sepanjang 60 kilometer (km), 40 ribu MCK, 40 ribu saluran irigasi, 15 ribu poliklinik desa dan pembangunan lainnya.

"Peningkatan dana desa ini berdasarkan instruksi Presiden yang menilai dana desa efektif dalam membangun infrastruktur desa, ekonomi desa dan pemberdayaan masyarakat," ungkapnya.

Namun demikian, lanjutnya, selain meningkatkan taraf hidup masyarakat, dana desa juga bisa membuka lapangan pekerjaan agar bisa meminimalisir pengangguran di tengah masyarakat. Untuk itu, setiap Kepala Desa dari dana desa tersebut sebesar Rp200 juta-Rp500 juta dialokasikan untuk membuat embung air desa.

"Agar masyarakat bisa meningkatkan pendapatan dengan cara menekuni di bidang pertanian," pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: