Proyek infrastruktur tertunda, penjualan Holcim turun 12,1%

Selasa, 02 Mei 2017 | 10:59 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Holcim Indonesia Tbk mencatat penjualan sepanjang kuartal I tahun 2017 sebesar Rp 2,1 triliun, turun 12,1% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp 2,4 triliun. Perlambatan laju pertumbuhan ekonomi dan ketatnya persaingan pasar, masih menjadi penyebab utama tertekannya harga jual produk semen di pasar dalam negeri.

Meski mengalami penurunan penjualan, Holcim berhasil mencapai penghematan biaya, khususnya di sisi distribusi sebesar 8,3% atau Rp 172 milyar, melalui beberapa inisiatif dalam mengoptimalkan aset dan saluran distribusi dengan tetap mempertahankan kualitas pengiriman kepada pelanggan.

Asosiasi Semen Indonesia (ASI) menyatakan penjualan semen nasional mengalami penurunan sebesar 1.1% pada awal tahun 2017 dibandingkan tahun lalu. Realisasi proyek infrastruktur dan perumahan yang tertunda, diharapkan dapat menjadi titik tolak perbaikan kinerja pada sisa sembilan bulan ke depan.

CEO Holcim Indonesia, Gary Schutz mengatakan, kondisi pasar di Indonesia pada kuartal pertama 2017 masih sangat menantang. Untuk mengatasi dampak dari penundaan proyek serta munculnya pemain-pemain baru di industri semen, perseroan berusaha untuk berfokus kepada langkah-langkah efisiensi biaya dan transformasi komersial.

"Holcim memiliki keuntungan dengan memiliki jaringan terpadu serta layanan dan rangkaian produk yang beragam. Kami sangat siap untuk melayani pasar dan memenuhi kebutuhan pelanggan yang berbeda-beda, mulai dari pemilik rumah hingga proyek infrastruktur berskala besar dan pembangunan gedung bertingkat. Komitmen kami adalah untuk menyediakan solusi inovatif dan memberikan nilai tambah bagi para pelanggan. Itulah yang membedakan kami dengan kompetitor," katanya melalui siaran pers, Selasa (2/5/2017).

Dipaparkannya, sebagai pionir inovasi melalui solusi-solusi yang kini sudah banyak dikenal seperti SpeedCrete™, solusi perbaikan jalan dalam waktu cepat, ThruCrete, solusi beton berpori yang ramah lingkungan, dan ApexCrete, beton khusus untuk pekerjaan konstruksi lantai, Holcim juga merambah pasar lebih luas seperti ke Jawa Timur untuk memasarkan solusi-solusi bernilai tambah ini.

"Sebagai hasil dari integrasi perusahaan tahun lalu, Holcim mengoptimalkan gabungan pengetahuan, keterampilan dan jaringannya dengan meluncurkan kembali," tandas Gary.

Sementara SolusiRumahKu, dia bilang, merupakan sebuah solusi untuk konstruksi rumah dan bangunan yang menyediakan layanan konsultasi rancang bangunan, bahan bangunan berkualitas, serta ahli bangunan bersertifikat dan pembiayaan bank di bawah satu atap. “Kehadiran solusi ini merupakan bukti bahwa kami memahami dan memiliki apa yang dibutuhkan oleh pelanggan”, tutup Gary. kbc7

Bagikan artikel ini: