Bos Bukalapak semangati mahasiswa agar lebih berani bangun bisnis

Jum'at, 12 Mei 2017 | 07:32 WIB ET

PADANG, kabarbisnis.com: CEO Bukalapak Achmad Zaky mendorong mahasiswa agar berani mengambil langkah untuk memulai bisnis. Untuk bisa menjadi pengusaha yang handal, Zaky memberikan tips, jangan pernah menyerah dan harus bisa berinovasi.

“Dalam sebuah usaha, yang paling awal ditemukan adalah penolakan, tetapi jangan pernah menyerah dengan keadaan itu,” katanya dalam acara Entrepreneurs Wanted di Convention Hall Universitas Andalas, Padang, Rabu (10/5/2017).

Saat memulai bisnis, biasanya banyak penolakan dan hal inilah yang menjadi tantangan bagi seorang calon wirausaha. Ini risiko yang harus dihadapi calon pengusaha. Menurutnya, jika seseorang mampu melewati tantangan tersebut maka peluang untuk sukses akan semakin besar.

Zaky menambahkan, untuk memulai usaha, tidak harus dengan modal yang besar saja tetapi harus ada niat. "Untuk menjadi pengusaha dibutuhkan niat yang kuat dan usaha yang sungguh-sungguh, bukan cuma modal yang besar,” tegasnya.

Yang paling penting lagi adalah kesabaran dan inovasi dalam berbisnis. Jangan pernah menjadi pengikut atau follower. Hal tersebut juga dilakukan oleh Achmad Zaky dengan Bukalapak.

Achmad Zaky adalah CEO Bukalapak yang berkecimpung di dunia starup sejak masih kuliah di ITB jurusan Teknik Informatika angkatan 2004.

Ia bersama temannya, Nugroho Herucahyono membuat online marketplace dengan nama Bukalapak. Bukalapak mempunyai misi untuk menaikan UKM di Indonesia. Dua tahun lalu Bukalapak mendapat kucuran dana dari Emtek Group.

Saat ini jumlah pengunjung Bukalapak mencapai jutaan orang dengan nilai transaksi antara Rp 1,5 miliar hingga Rp 2,5 miliar dengan jumlah pelapak mencapai 190 ribu seller.

“Entrepreneurs Wanted!” ini merupakan kegiatan yang dimotori oleh Kantor Staf Presiden (KSP) Republik Indonesia bekerja sama dengan Kemenristkdikti, Universitas Andalas, PT. Telkom, Bukalapak, Liputan6.com dan Komunitas Menara.

Gelaran #KSPGoestoScholl Entrepreneurs Wanted! ini merupakan yang keempat pada tahun 2017 dan Sumbar menjadi provinsi keempat yang disinggahi. Acara ini diadakan untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan kepada generasi muda di seluruh wilayah Indonesia. kbc10

Bagikan artikel ini: