Program sejuta rumah oleh pemerintah masih jauh panggang dari api

Sabtu, 13 Mei 2017 | 10:10 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Upaya pemerintah dalam hal penyediaan rumah yang dituangkan dalam program 1 juta rumah sudah berjalan kurang lebih 2 tahun. Program ini dinilai masih jauh panggang dari api alias belum sesuai harapan. Untuk itu pemerintah dinilai perlu melakukan evaluasi khususnya terkait penyediaan tempat tinggal berbasis hunian vertikal.

Dosen Kelompok Keahlian Perumahan Permukiman Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SKPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB) Jehansyah Siregar mengatakan, untuk menyediakan 1 juta unit tempat tinggal, pemerintah tak bisa hanya fokus terhadap rumah-rumah tapak.

"Progresnya masih jauh dari harapan, masih sangat kurang terutama untuk penyediaan rusunawa (rumah susun sederhana sewa)," katanya di Jakarta, Jumat (12/5/2017).

Selain itu, pemerintah juga dinilainya kurang mendorong pembangunan rumah swadaya, yakni rumah yang dibangun atas prakarsa dan upaya masyarakat. Pemerintah perlu untuk turut memerhatikan pembangunan rumah swadaya dengan memberikan kemudahan bagi masyarakat yang membangun rumah swadaya.

Namun, dia memang mengakui, bahwa upaya pemerintah dalam hal menyediakan rumah tapak dengan cara pembiayaan melalui kredit Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sudah berjalan dengan cukup baik.

"Nah, untuk rumah sederhana tapak yang berbasis kredit FLPP memang masih berjalan," tambahnya. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: