Ingin program 1 juta rumah tercapai, pemerintah diminta perhatikan pengembang

Selasa, 16 Mei 2017 | 12:16 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Guna menggalakkan pembangunan 1 juta unit rumah yang dicanangkan dalam program 1 juta rumah, pemerintah diimbau untuk terus mempermudah pengembang swasta dalam menyediakan perumahan.

Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira mengatakan, hingga saat ini proses perizinan buat pengembang swasta membangun perumahan masih cenderung sulit.

"Kalau swasta dilibatkan problemnya masih yang struktural lah. Misalkan perizinannya juga masih bermasalah, izin bangunannya, izin wilayah ya, kan kemudian soal pembebasan lahan," katanya, Senin (15/5/2017).

Padahal, realisasi program 1 juta rumah, pemerintah butuh dukungan dari pengembang swasta. Oleh karenanya pemerintah perlu memberi kemudahan bagi pengembang guna menggencarkan pembangunan 1 juta rumah.

"Artinya kalau selama pemerintah melalui BUMN dikerjakan sendiri ya pencapaiannya akan susah.0 Makanya memang harus menggandeng pihak swasta lebih banyak lagi," lanjutnya.

Bhima pun menekankan, untuk sementara ini gap dari jumlah rumah terbangun dari program 1 juta rumah masih cukup tinggi.

"Kalau sekarang kan susah juga, program 1 juta rumah kalau nggak salah sekitar baru 400 ribuan sampai (Agustus) tahun 2016. Gap-nya itu masih ada 600 ribuan lebih rumah yang belum tercapai," tambahnya.

Sebagaimana diketahui, hingga akhir 2016, realisasi program 1 juta rumah baru mencapai 800 ribu unit. kbc10

Bagikan artikel ini: