PP Properti bidik landbank 400 hektare di akhir tahun

Rabu, 17 Mei 2017 | 16:21 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengembang properti PT PP Properti Tbk. menargetkan untuk memperoleh cadangan lahan seluas 400 hektare pada akhir 2017 untuk mendukung pertumbuhan perseroan pada masa mendatang.

Direktur Utama PP Properti Taufik Hidayat mengatakan, perseroan memiliki landbank seluas 60 hektare hingga akhir 2016. Pada tahun ini, perseroan membidik pertumbuhan landbank hingga lima kali lipat menjadi 400 hektare.

"Saat ini, landbank PPRO sudah mencapai 84 hektare, naik 40% dibandingkan akhir tahun lalu. Cadangan lahan itu tersebar di Jabodebek, Cikarang, Lombok, Surabaya, Semarang, Jawa Barat, dan beberapa lokasi lainnya," tuturnya dalam keterangan resminya, Selasa (16/5/2017).

Menurut Taufik, tambahan cadangan lahan perseroan antara lain berlokasi di sekitar lahan Aerocity Kertajati, Seturan Yogjakarta, Jatinangor Sumedang, dan Telogomas Malang. "Kami utamakan untuk mengembangkan produk apartemen di sekitar kampus," ucapnya.

PPRO, lanjutnya, telah menjalin kerjasama pengembangan kawasan bisnis Bandar Udara Kertajati dengan anak usaha PT Bandar Udara Internasional Jawa Barat, PT BIJB Aerocity Development.

Taufik optimistis perseroan dapat mencapai target landbank 400 hektare lantaran PPRO telah mengantongi dana hasil rights issue sebesar Rp1,5 triliun. Sebesar 70% atau sekitar Rp1 triliundari dana tersebut dialokasikan PPRO untuk investasi pengembangan proyek strategis.

Pada tahun ini, PPRO menargetkan marketing sales tumbuh 20% menjadi Rp2,99 triliun. Adapun laba bersih ditargetkan tumbuh 20% menjadi Rp438 miliar. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: