Tak sampaikan laporan keuangan, 74 emiten dapat surat peringatan

Jum'at, 19 Mei 2017 | 14:02 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyatakan ada 74 emiten yang hingga saat ini belum menyampaikan laporan keuangan kuartal I-2017. Sebagaimana diketahui, batas akhir penyampaian laporan keuangan kuartal I-2017 yakni pada akhir April.

BEI pun sudah mengirimkan surat peringatkan kepada 74 emiten terkait keterlambatan penyampaian laporan keuangan tersebut.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat menyatakan, dari 74 perusahaan, ?ada 12 emiten yang berencana menyampaikan laporan keuangan setelah ditelaah secara terbatas, dan delapan emiten sudah mempunyai rencana menyampaikan laporan keuangan kuartal I-2017 yang telah diaudit.

"Jadi ada beberapa perusahaan, tapi sudah kita tanyakan ada sekitar 70-an," ungkap Samsul di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Kamis (18/5/2017).

Jika sebanyak 74 emiten tidak menanggapi surat peringatan pertama, maka bursa kembali mengirimkan surat peringatan yang kedua. Ketika sampai surat peringatan ketiga tidak digubris, maka bursa akan melakukan suspensi pada sahamnya dan memberikan denda atas ulah yang dilakukan emiten.

"Sebulan pertama peringatan pertama, peringatan kedua, baru peringatan ketiga kita nanti suspensi. Peringatan yang ketiga, kita kasih denda," papar Samsul.

Biasanya, sambung Samsul, bursa akan memberikan denda bagi emiten yang belum menyampaikan laporan keuangan sebesar Rp150 juta. Jika belum membayar denda juga, maka denda itu akan terus bertambah sebesar Rp1 juta tiap bulannya. kbc10

Bagikan artikel ini: