Bidik mahasiswa, Begawan Apartment laris manis

Sabtu, 20 Mei 2017 | 22:12 WIB ET

MALANG, kabarbisnis.com: Langkah PT PP Properti Tbk (PPRO) untuk mengembangkan proyek student apartment di Malang dengan nama Begawan Apartment tampaknya tidak sia-sia. Pasalnya, meski baru soft launching, minat terhadap proyek yang berlokasi di kawasan Tlogomas, pusat kota Malang tersebut luar biasa.

Penjualan yang dilakukan melalui Nomor Urut Pemesanan (NUP), bahkan telah terjual hingga 60 persen dari total 948 unit yang ditawarkan, hanya dalam waktu 3 jam.

Direktur Realti PPRO, Galih Saksono mengatakan, bukan tanpa alasan perseroan masuk ke Kota Malang untuk mengembangkan proyek baru. Selain pertumbuhan ekonomi kota ini yang di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional, potensi pasar di kota ini sangat besar, karena selain menjadi kota wisata, Malang juga dikenal sebagai kota pendidikan. Ada puluhan perguruan tinggi baik negeri maupun swasta di kota ini.

"Data yang ada menyebut pertumbuhan jumlah mahasiswa rata-rata per tahun mencapai 41.311 orang yang berasal dari luar kota Malang. Bagi perseroan ini adalah potensi pasar yang besar, sehingga berani mengembangkan student premium apartment dengan segmen mahasiswa di Malang," kata Galih di sela acara Soft Launching Begawan Apartment, di Malang, Sabtu (20/5/2017).

Dipaparkannya, Begawan Apartment dibangun di atas lahan seluas 1,4 hektare dimana dekat dengan beberapa perguruan tinggi, diantaranya Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Islam Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Polinema, Universitas Tribhuwana Tunggadewi, Universitas Gajayana, Institut Teknologi Nasional, Universitas Negeri Malang, dan Politeknik Kesehatan Malang.

Menariknya, dengan positioningnya yang membidik segmen mahasiswa, PPRO mengklaim bahwa Begawan Apartment adalah apartemen bebas narkoba. Atas hal ini, Galih menegaskan jika perseroan telah melakukan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN).

"Ini adalah apartemen ketiga dari PP Properti sebagai apartemen bebas narkoba. Dua proyek sebelumnya adalah Evenciio Apartment di Margonda Depok, dan The Alton Semarang. Tentunya hal ini akan memberikan jaminan keamanan dan kenyamanan bagi pembeli, khususnya orang tua mahasiswa," ujarnya.

Direktur Keuangan PPRO, Indaryanto menambahkan, selain potensi pasar yang besar, apalagi belum banyak pemain atau pengembang yang membangun proyek apartemen di Malang, potensi investasi atas proyek properti yang dibangunnya diyakini juga positif.

"Seperti diketahui, proyek infrastruktur yakni pembangunan jalan tol Pandaan-Malang direncanakan akan selesai pada tahun 2018 mendatang, tentu menjadi potensi yang besar untuk investasi properti di Malang, khususnya high rise, karena harganya dipastikan akan terus meningkat," ujarnya.

Terkait nilai investasi yang disiapkan perseroan untuk pembangunan Begawan Apartment, Indaryanto menyebut, perseroan menyiapkan investasi sekitar Rp 200 miliar untuk pembangunan satu menara.

Dikatakannya, dengan tingginya minat konsumen terhadap Begawan Apartment tersebut, pihaknya optimistis penjualan dari keseluruhan unit yang ada bisa terjual hingga akhir tahun ini. "Prinsip bagi kami, minimal penjualan mencapai 50 persen, kita akan segera lakukan ground breaking. Dan perseroan memang menargetkan di semester dua tahun ini bisa melakukan ground breaking untuk tiga proyek, yakni Evenciio Apartment di Margonda Depok, tower 3 The Alton Semarang, dan Begawan Apartment Malang," ujar Indaryanto.

Project Director Begawan Apartment PPRO, Bagus Febru Saptono mengatakan, brand differentiation apartemen Begawan sangat tinggi, dua diantaranya desain unit yang fleksibel dan efisien untuk menunjang bisnis kost-kostan dan merupakan premium student apartment pertama di Malang.

Tak hanya itu, letaknya yang sangat strategis dikelilingi 9 perguruan tinggi terbaik dan ternama di Kota Malang menjadikan Begawan Apartment memiliki potensi captive yang jelas dan kuat, dimana setiap tahunnya seluruh perguruan tinggi di Malang akan menerima sekitar 41.311 mahasiswa baru dan jumlah mahasiswa yang diwisuda hanya sekitar ±9000.

"Data ini menunjukkan bahwa angka kebutuhan akan hunian mahasiswa di kota Malang akan sangat besar setiap tahunnya. Artinya, Begawan Apartment adalah pilihan yang pas untuk ditinggali, dan juga untuk investasi, yakni adalah potensi untuk disewakan yang tinggi," paparnya.

Begawan Apartment menyediakan empat tipe unit premium apartemen mahasiswa, yakni tipe studio yang berukuran 21.79 m2. Lalu, tipe studio plus 23.25 m2, tipe 2 bedroom 35.92 dan tipe 2 bedroom corner 39.98 m2. Bangunan ini memiliki tinggi 20 lantai.

Sejumlah fasilitas pun disiapkan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan para penghuni, yaitu free wifi, library, lapangan futsal, kolam renang, area gym, plaza untuk communal space, commercial area dan tenaga keamanan 24 jam.

"Ini yang membuat minat konsumen sangat tinggi. Kami bersyukur bahwa pada soft launching dan NUP hari ini, telah terjual 60 persen dari total 948 unit di Begawan Apartment hanya dalam waktu 3 jam," ungkap Bagus.

Sekadar diketahui, proyek Begawan Apartment semakin melengkapi portofolio PPRO yang terdiri atas 3 segmen usaha yaitu residensial, commercial dan hospitality yang sudah terdiversifikasi di sejumlah wilayah Indonesia diantaranya; Central Business District; Grand Kamala Lagoon Bekasi, Super Block: Grand Sungkono Lagoon Surabaya Barat dan Grand Dharmahusada Lagoon SurabayaTimur, Proyek MixedUse: The Ayoma Serpong, Gunung Putri Square Bogor, Evenciio Margonda Depok, Payon Amartha Semarang, The Alton Semarang, Proyek Residential; Paladian Park Jakarta, Permata Prima Semarang, dan Pavilion Permata I & II Surabaya, Proyek Commercial & Hospitality; Park Hotel Jakarta, Prime Park Hotel Bandung, Grand Slipi Tower Jakarta, Sungkono Business Park Surabaya dan Pekan Baru Park di Pekan Baru, serta proyek joint venture di kawasan industri Jababeka dan Sentul City. kbc7

Bagikan artikel ini: