La Nyalla gelar buka bersama anak yatim di Sidoarjo

Senin, 29 Mei 2017 | 08:52 WIB ET

SIDOARJO, kabarbisnis.com: Ketua Umum Kadin Jatim La Nyalla Mahmud Mattalitti menggelar acara buka bersama dan bakti sosial di Pondok Pesantren 

Mardhlotillah, Desa Sumber Terik, Krian, Sidoarjo, Minggu (28/5). 

Di ponpes yang dipimpin Ustadz H Maliki ini, organisasi sosial La Nyalla Academia memberikan santunan kepada 80 anak yatim dan 80 janda, serta bantuan sosial berupa sembako kepada warga sekitar. Acara buka bersama ini sendiri diikuti oleh 400 jamaah.

Pada kesempatan memberikan sambutan pada acara ini, La Nyalla Mattalitti mengatakan, safari Ramadan yang dilakukannya ini merupakan kegiatan rutin sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT karena kembali diberi kesempatan untuk menjalankan ibada puasa di bulan yang penuh berkah ini. Sehingga rasa syukur itu diungkapkan bersama-sama anak-anak yatim dan para janda yang membutuhkan bantuan. 

"Ramadan harus kita isi dengan banyak ibadah, baik yang bersifat vertikal maupun horizontal. Yang bersifat horizontal seperti saling membantu sesama manusia akan semakin mempererat rasa kekeluargaan di antara kita semua," kata La Nyalla.

Selain menggelar safari Ramadan dengan menggelar acara buka bersama dan bakti sosial, La Nyalla Academia juga telah menyebarkan kurma untuk takjil ke masjid-masjid dan musala di seluruh Jawa Timur. 

“Sejak hari pertama Ramadan, relawan LNA telah menyebarkan ribuan kotak buah kurma yang disebarkan ke masjid-masjid dan musala untuk takjil buka puasa,” jelas Surin Welangon, manajer operasional La Nyalla Academia.

Sebelum memasuki bulan Ramadan, La Nyalla juga melakukan silaturrahim dengan para kyai dan menggelar acara bakti sosial, mulai dari pengobatan gratis, donor darah, hingga sunatan massal.

La Nyalla menampik jika kunjungan/silaturahmi ke para ulama dan pimpinan ponpes dan NU dikaitkan dengan pemberitaan mengenai banyaknya dorongan publik – termasuk dari sejumlah ulama – agar dirinya berkenan maju atau ikut running pada Pilgub Jatim 2018. 

“Saya belum terpikir ke arah sana (pilgub). Meskipun banyak dorongan darimasyarakat dan ulama, saya tidak bisa serta-merta memanfaatkannya. 

Saya harus meminta petunjuk terlebih dahulu kepada Allah melalui istikharah,” katanya. kbc9

Bagikan artikel ini: