Generasi milenial kian merangsek ke dunia kerja

Kamis, 08 Juni 2017 | 16:26 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Saat ini generasi millennial makin mendominasi dunia kerja. Sepuluh tahun lalu, siapa yang dapat membayangkan sebuah kantor tanpa meja kerja khusus, yang dilengkapi dengan fasilitas komunikasi suara dan video instan yang terhubung dengan rekan kerja di ujung dunia yang lain.

Seiring berkembangnya pengalaman pengguna (end user) yang mendorong kebutuhan akan perusahaan enterprise yang lebih cepat dan cerdas, kaum digital saat ini lebih menekankan bahwa mengintegrasikan teknologi terbaru di tempat kerja adalah cara kerja yang terbaik.

Country Manager, Indonesia, F5 Network, Fetra Syahbana, mengatakan, kaum millennial selama ini telah mendapat reputasi yang kurang baik sebagai generasi yang arogan dan malas. Namun, artikel terbaru The Economist dan Forbes menepis kesalahpahaman tersebut. Kedua artikel itu menyatakan bahwa generasi millennial dapat menjadi komponen demografi yang bekerja paling serius di angkatan kerja masa kini. Syaratnya, mereka diberi tempat kerja yang cocok dengan kebutuhan mereka.

“Sebanyak 60% dari 1.000 perusahaan enterprise terkemuka di kawasan Asia Pasifik telah menjadikan transformasi digital sebagai motor penggerak strategi pertumbuhannya. Dengan bertambahnya jumlah millennial di angkatan kerja dan menurunnya tren loyalitas kerja1, inilah saatnya perusahaan-perusahaan di Asia Pasifik (yang akan menjadi rumah bagi lebih dari separuh millennial di dunia) memikirkan kembali model bisnisnya agar tetap menarik bagi karyawan-karyawan terbaik mereka,” kata Fetra dalam keterangan tertulisnya.

Apa tolok ukur perusahaan dalam merancang tempat kerja masa depan?

Pertama, terhubung, berkolaborasi, dan taklukkan (connect, collaborate and conquer) . Komunikasi real-time. Kutipan penting. Wawasan yang cepat ditindaklanjuti.

Generasi millennial ingin melakukan banyak hal dalam waktu yang sesingkat mungkin. Mereka menuntut umpan balik dua arah sesegera mungkin. Mereka ingin bisa langsung terhubung, terlibat, dan berkolaborasi. Mereka membutuhkan aplikasi-aplikasi cepat dan cerdas yang dapat melakukan komunikasi instan tanpa harus berkutat di dalam jaringan internal.

Kedua, di mana saja. Kapan saja. (Anywhere. Anytime) . Pada prinsipnya, generasi millennial tidak bisa dan mau diikat. Mereka kerap mengatur ulang aktivitas harian mereka seketika dan memiliki jadwal yang berubah-ubah. Berdayakan mereka dengan akses terhadap informasi sehingga mereka dapat bekerja saat bepergian, setiap saat sepanjang hari.

“Apabila lingkungan kerja Anda menjadi sama fleksibelnya seperti ritme kerja mereka, itu merupakan kombinasi yang tiada duanya (ideal),” katanya. kbc9

Bagikan artikel ini: