Akhir tahun, bunga deposito berpeluang naik 5-10 bps

Rabu, 14 Juni 2017 | 08:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Suku bunga deposito diprediksi mengalami kenaikan pada akhir tahun 2017. Banyaknya masyarakat yang melakukan penarikan dana di perbankan untuk memenuhi kebutuhan ramadan dan Lebaran menjadikan industri perbankan membutuhkan dana tambahan untuk menghadapi perbaikan permintaan kredit di semester II-2017.

Direktur Group Risiko Perekonomian dan Sistem Keuangan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Doddy Ariefianto memprediksi, kenaikan bunga deposito akan terjadi di kelompok bank BUKU 3 karena rasio pinjaman terhadap simpanan atau loan to deposit ratio (LDR) berada di level 89%. "Bunga deposito akan naik tipis sekitar 5 bps-10 bps di akhir tahun," katanya, Selasa (13/6/2017).

Seperti dikutip dari Kontan, LPS melaporkan tren penurunan bunga deposito cenderung landai. Tercermin dari rata-rata acuan bunga deposito sebesar 5,91% per akhir Mei 2017 atau hanya turun 5 bps posisi bulan sebelumnya 5,96% di akhir April 2017. Batas bunga minimum turun 3 bps menjadi 5,01% dan bunga maksimum turun 7 bps menjadi 6,80%. Sedangkan, bunga maksimum simpanan valuta asing (valas) naik 3 bps.

Lanjutnya, potensi kenaikan bunga deposito karena bank akan menjaring dana untuk memenuhi kebutuhan kredit. LPS memperkirakan kredit akan tumbuh sekitar 10% di akhir tahun 2017 dari proyeksi 9%. Nah, kondisi ini membuat dana pihak ketiga (DPK) akan tumbuh 8%-0% di akhir tahun. kbc10

Bagikan artikel ini: