Bukit Darmo Property incar pertumbuhan penjualan 150% tahun ini

Sabtu, 17 Juni 2017 | 11:29 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Meski kondisi perekonomian nasional belum tumbuh signifikan, PT Bukit Darmo Property Tbk (BKDP) tetap optimis tahun ini mampu meningkatkan pendapatan. Selain mengandalkan pendapatan dari pusat perbelanjaan Lenmarc Mall, emiten pengembang properti ini juga berharap dari penjualan sisa unit ruang perkantoran NineBoulevard dan apartemen Adhiwangsa Golf Residence.

Presiden Direktur PT Bukit Darmo Property Tbk, Jokky W Hidayat mengatakan, tahun lalu kondisi pasar properti cukup lesu. Sehingga selama satu tahun hanya mampu menjual satu unit perkantoran. Untungnya, perseroan masih tertopang dari pendapatan sewa di Lenmarc Mall yang lumayan besar sekitar Rp50 miliar.

"Tahun lalu praktis 80 persen pendapatan kami dari kontribusi Lenmarc. Sisanya dari penjualan unit kantor," katanya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) perseroan di Clubhouse Bukit Darmo Golf Surabaya, Jumat (16/6/2017).

Diakuinya, membaiknya Lenmarc mall karena ditopang masuknya beberapa anchor tenant. Yang terbaru adalah masuknya Transmart, sehingga okupansi saat ini sudah mencapai 70 persen. Tahun ini akan disusul dengan kehadiran wahana permainan Trans Studio yang menempati space 7.800 meter persegi, sehingga okupansinya akan semakin besar.

"Sisa space akan kami tawarkan untuk ritel. Kami optimis tahun depan okuoansinya akan mencapai  90 persen lebih" tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga akan mengoptimalkan penjualan sisa unit office Nine Boulevard dan apartemen Adhiwangsa. Saat ini jumlah unit yang tersisa sekitar 40 unit dengan harga sekitar Rp 5 miliar lebih per unit. Dengan kondisi ekonomi yang diharapkan akan membaik pada semester dua tahun ini, sehingga pihakhya optimistis akan mampu menggenjot penjualan sampai akhir tahun.

"Target kami tahun ini penjualan Nine Boulevard bisa mencapai minimal 10 unit. Dengan begitu pendapatan kami akan naik signifikan karena sudah ada prospek beberapa calon pembeli," tambah Brasada Chandra, Direktur BKDP.

Sementara terkait kinerja tahun ini, dia mengaku hingga kuartal pertama tahun ini pendapatan mencapai Rp 17.7 miliar Turun dibanding dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp 22,1 miliar. Sementara perseroan masih mencatat rugi bersih Rp 5,4 miliar padahal tahun lalu masih untung Rp 2.2 miliar.

"Tahun INI kami menargetkan pendapatan naik 150 persen dari tahun lalu dimana kontribusi penjualan properti mencapai 75 persen dan sisanya dari sewa Lenmarc mall," ujarnya. kbc7

Bagikan artikel ini: