Tiga kementerian diperintah orang ini keroyok bangun 30.000 embung

Senin, 19 Juni 2017 | 19:56 WIB ET
(ilustrasi)
(ilustrasi)

JAKARTA, kabarbisnis.com: Presiden Joko Widodo memerintahkan pembangunan 30.000 embung dapat dituntaskan tahun 2017. Embung atau waduk berukuran kecil yang dibangun di lokasi pertanian dengan bertujuan untuk menampung kelebihan air hujan.

Direktur Irigasi Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Tunggul Iman Panudju mengatakan, pada tahun 2017 ini ada tiga kementerian yang diberi tugas membuat embung. Ketiganya yakni Kementan, Kementerian Desa, Percepatan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). 

Kemendes akan membangun embung kecil dan sedang sebanyak 10.100 unit dengan anggaran sebanyak Rp 22 triliun. Embung sebanyak itu diharapkan akan mampu mengairi sawah seluas 748.801 hektare (ha). 

"Dana sebanyak itu akan diambilkan dari dana desa dan anggaran APBN langsung. Saat ini sedang diproses aturannya untuk bisa memanfaatkan dana desa," ujar Tunggul di Jakarta, Senin (19/6/2017).

Sementara itu, Kementan mendapat tanggung jawab untuk membuat 5.480 embung kecil. Untuk pembuatan embung kecil ini, Kementan tahun ini mendapat alokasi anggaran Rp 797 miliar. 

Harapannya, dengan jumlah 5.480 embung kecil tersebut bisa mengairi sawah seluas 137.075 ha. Untuk Kementerian PUPR tahun ini mendapatkan anggaran APBN sebanyak Rp 424 miliar untuk membangun 53 embung besar. Dengan ketersediaan embung sebanyak itu hitungannya akan mengairi sawah seluas 3.331 ha.

Tunggul menambahkan  pembuatan embung juga memberi manfaat bagi peningkatan indeks pertanaman (IP). Saat ini, rata-rata IP padi nasional sekitar 1,4 hingga 1,5.

"Embung ini dapat dibangun di lahan tadah hujan. Sehingga, dengan demikian bisa meningkatkan indeks pertanaman (IP)," pungkasnya. kbc11

Bagikan artikel ini: