Pemerintah tambah dana Asian Games sebesar Rp1,5 triliun

Rabu, 19 Juli 2017 | 08:32 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan akan memberikan tambahan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun untuk penyelenggaraan Asian Games 2018 pada rancangan anggaran pendapatan dan belanja negara perubahan (RAPBNP) tahun anggaran 2017.

Anggaran Rp 1,5 triliun, nantinya akan digunakan oleh Panitia Penyelenggara Asian Games (INASGOC) untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pada 2018.

"Penambahan belanja Asian Games Rp 1,5 triliun, ada juga penambahan LMAN Rp 12,5 triliun," kata Dirjen Anggaran Askolani di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (18/7/2017).

Dengan adanya usulan anggaran Panitia Penyelenggara Asian Games, Askolani mengatakan, anggaran belanja modal akan mengalami peningkatan. "Kemungkinan naik, kan yang dihemat belanja barang. Tapi berapa nilainya, kami belum tahu," jelas dia.

"Kebetulan dia hanya di pembiayaan tapi yang di pusat itu yang kemungkinan langsung menambah belanja modal itu kayak untuk Asian Games," sambungnya.

Sekadar diketahui, Ketua Dewan Pengarah Asian Games 2018 Jusuf Kalla (JK) menggelar rapat koordinasi. Di antara semua aspek yang dibahas, persoalan dana yang mengemuka.

Rapat koordinasi Asian Games 2018 dilaksanakan di Kantor Panitia Penyelenggara Asian Games 2018 (INSSGOC) di Gedung Serbaguna, Senayan, Selasa (18/7/2017).

JK pun mengajak bicara Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Menteri Kooordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pembangunan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Rapat berlangsung selama kurang lebih tiga jam. Usai rapat tersebut, JK membeberkan menyebut persiapan Asian Games masih berada pada jalur yang tepat. Dia juga yakin persoalan anggaran tak akan mengalami masalah lagi.

Selain itu, JK menjamin kalau anggaran Asian Games 2018 tidak ada masalah. Pemerintah akan mencairkan Rp 1,5 triliun dari sebagai tambahan dari yang sudah cair Rp 500 miliar dari Rp 1,8 triliun yang dibutuhkan. Selain itu, masih ada tambahan dana dari realokasi pembangunan Olympic Center sebesar Rp 300 miliar.

Akan tetapi, sampai saat ini dana Rp 500 miliar belum bisa digunakan. Pencairan terkendala proses birokrasi. Padahal dana itu rencananya untuk down payment venue, test event, dan biaya sewa kantor sekretariat INASGOC. kbc10

Bagikan artikel ini: