Siap menangkan persaingan, Somerset Surabaya Hotel & Residence ganti nama

Selasa, 25 Juli 2017 | 19:19 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Sebagai respons terhadap perubahan yang sangat kompetitif di industri perhotelan, Somerset Hotel & Serviced Residence mengganti namanya menjadi Verwood Hotel & Serviced Residence.

Dengan mengambil simbol daun, yang menggambarkan harapan pembaruan dan perubahan, Verwood Hotel & Serviced Residence diharapkan akan memberikan warna baru bagi dunia perhotelan di Surabaya.

Resident Manager Muhammad Renzo mengatakan, beberapa perubahan dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan pelayanan kepada para tamu. Di antaranya renovasi gym dan spa, kids club dan yang dalam waktu dekat akan dilakukan adalah merenovasi lobi, restoran, ruang pertemuan, unit apartemen, dan kamar hotel.

Dia berharap, nama baru dan beberapa perubahan yang dilakukan akan dapat meningkatkan okupansi di tengah persaingan hotel yang semakin ketat.

Verwood Hotel & Serviced Residence saat ini dikelola oleh Reveur Hospitality, sebuah manajemen hotel yang mempunyai misi mengembangkan hotel-hotel binaannya dan berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada para tamunya. Ada 3 hotel berbintang 4 yang berada dalam manajemen Reveur Hospitality yaitu Java Paragon Hotel & Residences, Bali Paragon Resort Hotel dan Verwood Hotel & Serviced Residence, serta Nomina Villa Pecatu Bali.

Corporate General Manager Reveur Hospitality, Joan Casadevall mengungkapkan bahwa hotel - hotel di bawah Reveur Hospitality akan menerapkan standar pelayanan prima. Dengan tim yang berpengalaman dan ahli di bidangnya, Joan optimis ke depannya reveur Hospitality dapat menjadi salah satu pilihan terbaik bagi calon investor yang ingin bergabung.

Dalam kesempatan terpisah, Reynaldo Wenas selaku Director PT Deverindo dan Reveur Hospitality mengatakan bahwa nantinya area hotel berbintang 4 di kawasan Surabaya Barat ini direncanakan untuk dijadikan area superblok. Selain hotel dan apartemen, juga akan dilengkapi dengan fasilitas ruang meeting dan convention yang dapat menampung 3.000 orang di samping adanya mall dan juga ruko serta perkantoran.

Dengan investasi Rp500 miliar, Reynaldo percaya bahwa pengembangan yang dilakukan ini akan dapat meningkatkan okupansi serta memberikan peluang pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Surabaya Barat. kbc4

Bagikan artikel ini: