Jaring investor di sektor industri agrikultur, Jatim siapkan infrastruktur

Kamis, 27 Juli 2017 | 17:15 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Pemerintah Provinsi Jawa Timur terus melakukan pembangunan dan perbaikan proyek infrastruktur. Hal ini salah satunya untuk mendorong masuknya investasi.

Badan Penanaman Modal (BPM) Provinsi Jawa Timur pun saat ini tengah menawarkan potensi investasi di sektor industri berbasis agrikultur yang sejak beberapa tahun terakhir ini infrastrukturnya telah dipersiapkan.

"Jatim menjadi gerbangnya KTI, salah satunya dengan adanya pelabuhan Perak, Teluk Lamong dan satu lagi pelabuhan di Probolinggo yang akan dikelola Pemprov Jatim," kata Kepala Badan Penanaman Modal Provinsi Jatim, Lili Soleh Wartadipradja, Kamis (27/7/2017).

Selain itu, lanjutnya, Pemprov Jatim bersama investor telah menyiapkan 27.000 ha lahan untuk kawasan industri, dan yang sudah tergarap ada 7.000 ha di antaranya seperti Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE) di Gresik.

"Jatim sendiri juga sudah punya 26 kantor perwakilan dagang (KPD) yang tersebar di daerah lain. KPD ini akan mencatat keluar masuknya barang dari Jatim sehingga tau kebutuhan komoditas apa yang dibutuhkan pasar di daerah tersebut," imbuhnya.

Adapun Pemprov Jatim menjanjikan bakal memberikan fasilitas bagi investor yang menanamkam modalnya di Jatim, di antaranya seperti kemudahan perizinan melalui layanan terpadu, ketersediaan tenaga kerja terampil (memperbanyak Sekolah Menengah Kejuruan/SMK). kbc10

Bagikan artikel ini: