Pemerintah dorong UKM manfaatkan medsos pasarkan produknya

Jum'at, 04 Agustus 2017 | 22:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pelaku usaha kecil menengah (UKM) didorong untuk memanfaatkan media sosial sebagai cara menjangkau pasar. Media sosial diyakini dapat membantu pelaku UKM meningkatkan penjualan.

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram mengatakan, media sosial (medsos) dapat meningkatkan kinerja penjualan produk.

"Dengan memanfaatkan sosmed, maka hambatan jarak, ruang dan waktu, serta harga barang, bisa tereliminir," ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (4/8/2017).

Agus berpendapat melalui sosmed, pelaku UKM tidak lagi membutuhkan ruang yang besar untuk memajang produknya. Pelaku UKM bisa menjual produknya dari mana saja tanpa hambatan.

"Hanya saja, medsos hanyalah sebagai alat. Kita harus tetap memiliki pengetahuan dasar yang kuat dalam berbisnis," tambahnya.

Menurut Agus terdapat beberapa hal yang harus dimiliki UKM ketika menjual produk secara online. Pertama, menjaga sikap dan perilaku dalam ber-medsos.

"Jangan berbohong akan produknya. Bilangnya tidak luntur, tapi luntur. Berjanji tapi ingkar. Bilangnya barang sampai dalam satu hari, faktanya lima hari. Harus bermitra dengan yang amanah. Dan juga harus mengontrol ketersediaan barang dalam stok," imbuhnya.

Kedua, dengan medsos mampu menciptakan jaringan usaha atau network. Ketiga, harus bisa memanfaatkan medsos untuk membaca peluang usaha.

Keempat, memiliki skill dalam berbisnis seperti pemasaran, kualitas produk, dan sebagainya, agar mampu menarik minat konsumen. "Yang tak kalah penting adalah ciptakan brand dan merek produk yang mudah diingat. Setelah itu, UKM harus mampu menjaga kepercayaan konsumennya. Sedikit saja kesalahan, bisa menghancurkan semuanya," paparnya.

Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kemenkop dan UKM I Wayan Dipta  menambahkan UKM juga perlu melindungi produk dengan mengurus hak cipta.

"Sebelum merilis produk ke pasaran, sebaiknya mengurus hak cipta dan mereknya agar tidak dijiplak pihak lain. Terutama bagi UKM dengan produk kreatifnya," paparnya. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: