Produksi batu bara baru terealisasi 29% dari target 477 juta ton

Kamis, 10 Agustus 2017 | 17:54 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Realisasi produksi batu bara hingga semester I/2017 baru mencapai 29% dari target tahun ini. Produksi batu bara pada periode tersebut baru mencapai 139 juta ton dari target 477 juta ton.

Direktorat Jenderal Mineral dan Batu bara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan, pada awalnya target produksi batu bara yang disepakati di Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) sekitar 413 juta ton. Namun, dengan perkembangan izin usaha pertambangan (IUP) dan Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) akhirnya diputuskan untuk dinaikkan menjadi 477 juta ton.

"Produksi batu bara itu 477 juta ton untuk 2017 targetnya. Memang di awal penetapan di Bappenas itu 413 juta ton. Namun dengna perkembangan IUP dan PKP2B waktu itu mengalami penurunan, kebijakan pemerintah menjadikan hal yang berhubungan dengan perusahaan sudah mencapai feasibility studies, jadi ada 477 juta ton," katanya di Gedung Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (9/8/2017).

Menurutnya, kenaikan target tersebut mengingat saat ini harga batu bara sudah kembali naik (rebound). Sehingga, pemegang PKP2B ingin meningkatkan tambahan produksi batu bara guna mengganti kerugian saat sebelumnya harga batubara anjlok.

"Memang harga batu bara naik. Mereka ingin meningkatkan tambahan produksi batu bara. Tentunya karena mereka sebelumnya mengalami kerugian dan ingin menambah. Bisa turun dan bisa naik sedikit," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: