Sosialisasi ke siswa SMK, BPJS Ketenagakerjaan Darmo gelar turnamen futsal

Sabtu, 12 Agustus 2017 | 17:49 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo berupaya mendekatkan diri kepada  seluruh angkatan kerja di wilayah kerjanya. Tidak hanya kepada pekerja penerima upah (PU) atau pekerja formal dan pekerja bukan penerima upah (BPU) atau non formal, sosialisasi dan edukasi juga dilakukan kepada siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan menggelar Darmo Cup Futsal Open Turnamen 2017.

“Turnamen futsal antar SMK ini adalah yang pertama kali digelar oleh BPJS Ketenagakerjaan di wilayah Jatim, bahkan di Indonesia,” ujar Kepala Bidang Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo Ferina Burhan di lapangan futsal Mangga Dua Surabaya, Sabtu (12/7/2017).

Sosialisasi ini dinilai sangat penting karena sebagian besar siswa SMK dan pihak sekolah tidak mengetahui dan paham akan pentingnya keberadaan BPJS Ketenagakerjaan. Walhasil, siswa SMK yang sedang magang kerja jarang diikutkan dalam program jaminan sosial. Padahal mereka juga memiliki resiko yang sama besarnya dengan tenaga kerja lain.

“Walaupun magang di perkantoran, tetap saja mereka juga beresiko. Karena jam berangkat dan pulang siswa magang sama dengan pekerja biasa,” katanya.

Ini dialami oleh siswi SMKK st Louis., Brigitta Ratih yang mengalami kecelakaan saat pulang dari magang di daerah Mangga Dua Surabaya hingga mengalami retak tulang kaki kiri dan harus menjalani operasi pasang pen.

“Untungnya saat mulai magang, saya sudah didaftarkan sekolah ikut BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga ketika saya mengalami  kecelakaan kemarin, seluruh biaya ditanggung pihak BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Briggita.

Untuk itulah, melalui ajang turnamen futsal kali ini, BPJS Ketenagakerjaan Darmo berharap siswa SMK dan juga pihak Sekolah mulai paham serta sadar akan pentingnya program jaminan sosial ketenagakerjaan. Ini untuk mengcover biaya yang dibutuhkan di saat terjadi hal yang tidak diinginkan ketika magang, misalnya kecelakaan di saat berangkat dan pulang magang.

“Apalagi biayanya sangat murah, hanya Rp 16.800 per bulan. Biasanya kalau sekolah yang sudah paham akan langsung membayarnya selama masa magang tiga bulan sebesar Rp 50.400,” tambah Ferina.

Pada kesempatan yang sama, Kapala Pemasaran Kantor Wilayah Jawa Timur BPJS Ketenagakerjaan Dodit Isdiono mengamini hal tersebut. Jaminan sosial ketenagakerjaan mutlak diperlukan bagi siswa magang karena mereka memiliki resiko yang sama dengan pekerja biasa. Dan turnamen ini menjadi kegiatan sosialisasi sejak dini yang dilakukan BPJS Ketenagakerjaan.

“Pastinya juga untuk mengakuisisi kepesertaan baru dan perluasan cakupan kepesertaan BPU. Siswa yabg mengikuti program magang dan mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Keenagakerjaan akan mendapatkan dua kemanfaatan, yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian,” terangnya.

Menurutnya, potensi kepesertaan baru yang didapatkan dari 8 SMK yang mengikuti turnamen mencapai 1.600 peserta dengan perincian masing-masing 200 peserta untuk setiap SMK. Hingga saat ini, pesrta aktif dari BPU di cabang Surabaya Darmo mencapai 10.862 peserta. Sementara penambahan peserta baru hingga Agustus 2017 mencapai 5.869 peserta.kbc6

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: