Wika Gedung incar kontrak Rp6 triliun dari developer Surabaya ini

Rabu, 16 Agustus 2017 | 08:57 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Wijaya Karya Bangunan Gedung (Wika Gedung) yang merupakan anak usaha BUMN dari PT Wijaya Karya (Persero) kian mendapat kepercayaan banyak perusahaan, baik swasta maupun BUMN, untuk menggarap proyek properti dan infrastruktur.

Salah satunya adalah Grup Puncak, yang merupakan salah satu developer hunian high rise ternama di Surabaya. Saat ini, Wika Gedung tengah mengerjakan pembangunan Proyek Central Business District (CBD) Surabaya yang telah mencapai 49%. Proyek yang ditargetkan selesai pada tahun 2019 ini bernilai kontrak Rp1,1 triliun.

Direktur PT Wika Gedung, Widhi Pudjiyono mengatakan, nilai tersebut adalah kontrak untuk pengerjaan proyek di tahap I dengan total 3 tower, dari seluruh proyek superblok yang akan dikembangkan Grup Puncak.

"Total akan ada sekitar lima tahapan, dengan proyeksi nilai kontrak sebesar Rp 5 triliun-6 triliun," katanya usai memantau Proyek Central Business District (CBD) di Surabaya Barat, Selasa (15/8/2017).

Dipaparkannya, pada proyek high rise tersebut, Tower A telah melakukan Topping off 44 lantai, Tower B telah  mencapai lantai ke-19, Tower C mencapai lantai ke-21, sedangkan pekerjaan ruko telah selesai 180 unit dari 257 unit.

WIKA Gedung mengerjakan pembangunan 3 tower apartemen sejumlah 4.500 unit dan 257 unit ruko dengan lingkup pekerjaan desain struktur, MEP, review desian arsitektur, pekerjaan tiang pancang, struktur, arsitektur dan MEP. Di proyek ini, WIKA Gedung menggunakan precast dan bekisting difabrikasi sendiri dengan sistem yang meminimalkan pemakaian kayu dan  dapat digunakan untuk keperluan proyek CBD dan proyek lainnya di Surabaya.

Proyek ini berada di kawasan Super Block yang terdiri dari Ruko, Mall, Hotel, Convention Hall, Modern Market Place, & Office Tower dalam 1 lokasi seluas 25 hektar di Surabaya Barat. Proyek ini nantinya menjadi landmark kota Surabaya yang tumbuh kian pesat.

Sebagai developer, WIKA Gedung mengembangkan 3 Tower yang masing-masing memiliki ketinggian sekitar 28 tingkat kurang lebih setinggi 90 meteran. Setiap tower dibangun 29 lantai dengan jumlah kurang lebih 550 hunian. Apartemen yang meraih penghargaan Properti Indonesia Award (PIA) 2016 dan 2017 ini dilengkapi dengan fasilitas publik; mulai dari kesehatan, pendidikan, transportasi, komersial dan industri hingga pemerintahan.

Bagi WIKA Gedung sendiri, perolehan proyek ini merupakan repeat order dari Group Puncak pada proyek sebelumnya. “Sebagai Total Solution Contractor, kami kembali dipercaya oleh Group Puncak untuk mengerjakan proyek CBD karena berpengalaman, selalu mengutamakan safety dan quality di setiap pekerjaan,” tambahnya.

Wika Gedung memang selama ini telah menjadi langganan kontraktor dari proyek yang dikembangkan Grup Puncak. Sebelumnya, Wika Gedung dan Grup Puncak juga telah mengerjakan sejumlah proyek, seperti Apartemen Puncak Permai, Apartemen Puncak Bukit Golf, dan Apartemen Puncak Dharmahusada. kbc7

Bagikan artikel ini: