Ikutan yuk! Telkomsel kembali gelar kompetisi video pendek

Selasa, 22 Agustus 2017 | 09:53 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Operator seluler Telkomsel mendorong perkembangan industri film di Indonesia salah satunya dengan menggelar kompetisi The-5 Minute Video Chalenge. 

Event ini adalah sebuah kompetisi pembuatan video pendek berdurasi maksimal 5 menit hasil kolaborasi dari operator seluler yang tergabung dalam Singtel Group, yakni Singtel (Singapura), Optus (Australia), AIS (Thailand), Airtel (india dan Afrika), Globe (Filipina), dan Tekomsel (indonsia). 

Kompetisi ini terbuka untuk seluruh filmmaker baik mereka yang sudah berpengalaman di industri film, maupun para pemula sampai orang awam yang merasa tertantang untuk nlenciptakan konten berkualitas yang dapat menggugah perhatian masyarakat luas.

Vice President Brand and Communications Telkomsel, Nirwan Lesmana, mengatakan, kompetisi ini memberikan kesempatan untuk filmmaker Indonesia membuktikan kemampuannya hingga tingkat regional. 

"Melalui kompetisi ini kami ingin mendorong kreativitas anak muda Indonesia khususnya dalam bidang perfilman. Lebih jauh lagi, kami sebagai operator seluler ingin film-film Indonesia yang berkualitas bisa meramaikan bisnis konten digital yang saat ini sedang tumbuh di tanah air," ujarnya di sela roadshow kompetisi The 5-Min Video Challenge di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (21/8/2017). 

Nirwan menambahkan, pada kompetisi domestik, para juri akan memilih 10 kandidat video terbaik. Dari 10 kandidat tersebut, akan dipilih kembali 5 video favorit berdasarkan voting terbanyak yang masing-masing berhak mendapatkan hadia Rp 50 juta, serta 2 video terbaik pilihan dewan juri yang masing-masing berhak mendapatkan uang tunai Rp 150 juta dan Rp 75 juta. Kedua tim finalis itupun akan mewakili Indonesia untuk berhadapan dengan pemenang-pemenang dari negara lain di final kompetisi regional di Singapura. 

Seluruh tim finalis yang berasal dari Indonesia, Singapura, Thailand, Filipina, Australia, Gabon, dan Ghana akan berkompetisi di babak final yang diadakan di Singapura pada tanggal 22 November 2017. Pada tahap ini akan diumumkan 2 video favorit regional dengan voting terbanyak, serta pemenang utama berdasarkan penilaian panel juri. Pemenang utama kompetisi regional tersebut akan mendapatkan USD 30 ribu dan pemenang kedua akan mendapatkan USD 15 ribu. Sedangkan 2 video favorit regional dengan voting terbanyak akan mendapatkan USD 3 ribu dan USD 2 ribu.

Sementara itu, salah satu juri kompetisi ini yang juga sutradara kenamaan Indonesia, Joko Anwar, mengapresisasi dukungan Telkomsel pada gelaran ini. 

"Kompetisi seperti ini tentunya sangat positif untuk mendorong anak muda agar mau menunjukkan kreatifitasnya dalam bidang perfilman. Lebih jauh lagi kompetisi seperti ini juga bisa menjadi pendorong pertumbuhan bisnis film di Indonesia," katanya. 

Ia menambahkan, bisnis film pendek kini mulai menggeliat seiring makin banyaknya konten agregator yang hadir di Indonesia. Joko mencatat sedikitnya ada 9 konten agregator lokal yang bisa menjadi sarana monetisasi film atau video pendek. 

Vice President Sales and Marketing Telkomsel Area Jawa Bali, Ericson Sibagariang, mengatakan saat ini kebutuhan pelanggan untuk mengakses konten berbasis video streaming terus meningkat. Tercatat di Area Jawa Bali, Payload atau jumlah data yang diakses pelanggan Telkomsel naik rata-rata 10,2% tiap bulan. Kenaikan ini didorong salah satunya oleh akses terhadap konten video yang kini makin masif. Kbc8

Bagikan artikel ini: