Penggunaan teknologi modern jadikan industri manufaktur lebih kompetitif

Sabtu, 09 September 2017 | 08:06 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com:  Zebra Technologies Corporation merilis hasil studi Zebra yang bertajuk “Asia Pacific Manufacturing Vision Study 2017”. Ini sebuah penelitian yang menganalisis tren-tren yang mulai bermunculan dan akan membentuk masa depan industri manufaktur.

Para produsen kini tengah memasuki era baru, di mana terjadi peningkatan ekspektasi akan produksi yang lebih cepat dan lebih berkualitas, serta marjin yang sangat kompetitif. Tren ini, kata Regional Director for Southeast Asia, Zebra Technologies Asia Pasifik, Lim Fang How, sangat relevan di Asia Pasifik, suatu kawasan yang sering dianggap sebagai pusat manufaktur dunia.

APAC Manufacturing Vision Study dari Zebra, ungkap Lim, menunjukkan industri manufaktur yang cerdas telah mulai berinvestasi dalam teknologi-teknologi pabrik pintar untuk memperoleh keuntungan, seperti peningkatan produktivitas, peningkatan visibilitas, dan kemampuan untuk memprediksi permintaan. Seiring kita terus bergerak menuju Industry 4.0, tren ini akan terus berkembang dan membentuk industri ini di tahun-tahun mendatang,”ungkapnya.

Hasil studi Zebra menemukan bahwa jumlah industri manufaktur yang mendukung pabrik yang terhubung penuh akan meningkat hampir tiga kali lipat pada tahun 2022. Hal ini berarti  46 persen diprediksi akan memiliki kemampuan untuk sepenuhnya terhubung dalam jangka waktu lima tahun.

Industri manufaktur akan terus mengadopsi Industry 4.0 dan pabrik pintar. Para pekerja akan menggunakan kombinasi antara identifikasi frekuensi radio (radio frequency identification/RFID), teknologi-teknologi yang dapat dikenakan (wearable), sistem otomatis dan teknologi baru lainnya untuk memantau berbagai proses fisik pabrik dan memungkinkan perusahaan untuk mengambil keputusan yang terdesentralisasi.

Industri manufaktur di wilayah Asia Pasifik juga akan memimpin tren ini secara global, di mana 77 persen responden memperkirakan akan mengumpulkan data dari produksi, rantai pasokan, dan karyawan secara holistik pada tahun 2020, dibandingkan dengan 46 persen produsen yang melakukannya saat ini.

Temuan lainnya, para eksekutif di seluruh wilayah Asia Pasifik menyatakan bahwa pencapaian jaminan kualitas merupakan prioritas utama mereka dalam lima tahun ke depan. Industri manufaktur yang berwawasan maju mengadopsi filosofi yang berfokus pada kualitas untuk mendorong pertumbuhan, throughput dan profitabilitas.

Mengingat beragam perbaikan yang dilakukan oleh pemasok dan produsen pada akhirnya akan meningkatkan kualitas barang jadi, lebih sedikit responden mengatakan bahwa permasalahan terkait kualitas akan menjadi perhatian utama di masa depan. Saat ini, 55 persen produsen menganggap kualitas sebagai perhatian utama, tapi angka ini akan menurun menjadi 35 persen di tahun 2022.

Industri manufaktur diprediksi akan memperluas level penggunaan teknologi antara rentang waktu sekarang hingga 2022, khususnya teknologi mobile (27 persen vs 72 persen), teknologi wearable (33 persen vs 65 persen), pelacakan lokasi (38 persen vs 51 persen), dan teknologi suara (45 persen vs 51 persen). Sebanyak 42 persen industri manufaktur yang disurvei berencana untuk berinvestasi dalam teknologi visibilitas guna memacu pertumbuhan. Sebanyak 55 persen akan menerapkan sistem lokasi real-time (real-time location systems/RTLS) dan 48 persen berencana menggunakan RFID di tahun 2022, yang akan memberikan transparansi yang sangat dibutuhkan di seluruh operasi mereka.

Pada tahun 2022, sesuai hasil studi, 44 persen industri manufaktur berencana mengaktifkan pemberitahuan Just-In-Time (JIT) bagi para pelanggan mereka. Permintaan tersebut akan semakin banyak berdatangan dari industri teknologi tinggi (48 persen), farmasi (40 persen), otomotif (35 persen), dan makanan & minuman (36 persen).

Guna membantu para produsen dalam memenuhi pertumbuhan permintaan dan meningkatkan visibilitas operasional, Zebra juga memperkenalkan printer industri seri ZT600 and ZT510, yang dirancang untuk tahan terhadap lingkungan yang paling sulit sekalipun. Printer ini sekaligus memberikan kualitas cetak dan penghematan waktu yang luar biasa.

APAC Lead for Specialty Printing Group, Zebra Technologies, Asia Pasifik, Jason Low, menegaskan printer industri memainkan peran penting dalam rantai pasokan yang sangat efisien. Ini memungkinkan perusahaan enterprise melacak setiap komponen atau aset dari perakitan hingga ke pengiriman dan layanan purna jual.

Printer seri ZT600 dan ZT510 memberikan kualitas, daya tahan, dan kinerja yang tak tertandingi yang dapat bertahan di lingkungan sulit mana pun. “Dengan dukungan tambahan dari Link-OS and Printer Profile Manager Enterprise, Zebra membuat printer menjadi lebih mudah untuk berjejaring, dipakai, diterapkan, dirawat, dan lebih mudah dalam memecahkan masalah, yang pada akhirnya meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional,”ujar Jason Low.

ZT610 dan ZT620 generasi berikutnya mempertahankan keunggulan Zebra dalam memproduksi printer yang tahan lama dan andal dengan kecepatan cetak cepat yang meningkatkan produktivitas di industri ritel, manufaktur, transportasi dan logistik, serta kesehatan. Dikembangkan dari keberhasilan seri Xi4, printer seri ZT600 menawarkan fitur baru yang mudah digunakan seperti pemuatan media dan pita tinta yang disederhanakan, tampilan warna yang sangat jelas yang memberitahu status printer, dan bantuan multimedia dengan panduan yang menunjukkan kesalahan guna membantu para pengguna dalam menyelesaikan masalah dengan cepat dan menghemat waktu kerja printer.

Seri ZT600 menjalankan aplikasi Link-OS yang dirancang untuk menyederhanakan penggunaan perangkat, konektivitas jaringan, penggunaan sehari-hari, dan perawatan rutin guna mengoptimalkan produktivitas. Printer Profile Manager Enterprise memungkinkan para staf TI untuk merawat printer berbasis Link-OS dengan keamanan paling mutakhir dan memudahkan mereka dalam mengelola secara jarak jauh, mengatasi masalah dan mengkonfigurasi sejumlah printer Zebra dari satu lokasi, sehingga mengurangi biaya operasional.

Zebra juga memperkenalkan printer ZT510 yang hemat biaya, cocok untuk aplikasi-aplikasi yang memerlukan rangkaian fitur dasar, namun memiliki kualitas cetak dan daya tahan yang tinggi. Printer-printer Zebra bekerja maksimal dengan Zebra Certified Supplies, termasuk label-label termal, tag dan pengidentifikasi RFID, yang tersedia untuk membantu memastikan konsistensi, sekaligus mengurangi total biaya kepemilikan dan mengoptimalkan kinerja. kbc6

Bagikan artikel ini: