Preorder dibuka, peminat Samsung Note 8 membludak di Amerika Serikat

Senin, 11 September 2017 | 07:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Minat konsumen di Amerika Serikat sangat tinggi terhadap pemesanan produk Samsung Note 8, ponsel Android terbaru yang dibanderol US$930.

Seperti dikutip dari cnet, Sabtu (9/9/2017), minat memesan Samsung Note 8 ini lebih tinggi melampaui produk Samsung sebelumnya yakni Note 7 yang memiliki masalah pada baterainya yakni rawan terbakar.

Ponsel pintar yang dilengkapi dengan pena stylus ini menjadi produk ponsel Android yang paling digandrungi merujuk pada data pemesanan. Padahal, Samsung Note 8 baru beredar di pasar Amerika Serikat, Inggris dan negara asalnya yakni Korea Selatan pada 15 September.

Bahkan Samsung memberikan penawaran menarik untuk pemesanan sebelum 14 September. Waktu tersebut hanya selang dua hari dari rencana Apple untuk mengumumkan model terbaru iPhone 8 pada 12 September.

Seperti halnya Note 7, smartphone baru ini dikemas dengan layar lebar dan fitur canggih untuk menjadikannya perangkat yang lebih serbaguna dibandingkan dengan produk unggulan terbaru Samsung, Galaxy S8. Seperti seri Note lainnya, Galaxy Note 8 juga dilengkapi dengan pena stylus.

Dengan mempertahankan brand yang sama, Samsung seakan menegaskan bahwa Note 8 adalah perangkat berulang (iterative) dan lebih baik, yang memperbaiki permasalahan pada versi sebelumnya.

Tahun lalu, Samsung menghentikan penjualan produk smartphone Galaxy Note 7 serta meminta para konsumen untuk tidak lagi menggunakan perangkat yang telah dibeli akibat permasalahan pada baterai yang dilaporkan rawan terbakar.

Namun demikian, bahkan dengan kegagalan Note 7 dan proses peradilan yang dijalani pimpinan Samsung Group, Jay Y. Lee, karena terbelit kasus penyuapan dan penggelapan, kemampuan Samsung untuk menjual perangkat keras dan menghasilkan laba tetap terjaga.

Laba bersih Samsung Electronics tercatat mencapai rekornya senilai 10,8 triliun won (US$9,5 miliar) pada kuartal kedua tahun ini. Pencapaian ini dikontribusikan oleh kinerja nilai penjualan yang meningkat 20% menjadi 61 triliun won pada periode tersebut.

Perubahan paling signifikan pada Note 8 adalah layar lebih besar yang melengkung di tepinya seperti S8. Layar AMOLED berukuran 6,3 inci, varian layar dioda pemancar cahaya organik yang digunakan pada banyak smartphone high-end baru-baru ini, terasa lebih besar dari layar sentuh 5,7 inci pada Note 7 serta sedikit lebih besar dari layar 6,2 inci pada Galaxy S8+.

Dalam sebuah demonstrasi pada peluncuran tersebut, Samsung menunjukkan layar yang lebih panjang pada Note 8 sehingga memungkinkan pengguna melihat lebih banyak konten, seperti pesan teks dan email, tanpa harus menggulir.

Note 8 mengusung fitur-fitur baru untuk stylus-nya, dimana pengguna dapat menulis catatan tanpa unlock. Layar yang lebih besar juga memungkinkan pengguna menggesek dari sisi layar untuk meluncurkan dua aplikasi pada saat yang sama dalam tampilan terpisah.

Meskipun banyak produsen ponsel mengupayakan cara untuk memiliki fitur pemindai sidik jari yang terpasang di layar, Note 8 - seperti banyak model lainnya – menempatkan fitur tersebut di bagian belakang perangkat.

Smartphone ini juga akan menampilkan sistem kamera yang diupgrade yang menggabungkan dua lensa di belakang untuk pertama kalinya. Seperti iPhone 7 Plus, canggihnya optik memungkinkan pengguna mengambil gambar yang bisa menentukan kedalaman sehingga latar belakang profil seseorang bisa tampak kabur.

Performa Note 8 didukung Gigabit LTE, teknologi jaringan yang lebih cepat untuk browsing web dan mengunduh konten. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: