Terungkap, profesi ini jadi dambaan generasi milenial

Selasa, 12 September 2017 | 11:02 WIB ET

JIKA dulunya profesi dokter merupakan salah satu yang banyak menjadi primadona di kalangan generasi milenial, sekarang nampaknya ada profesi baru yang lebih banyak didambakan oleh anak-anak muda di generasi ini.

Survei terbaru yang dilakukan Linkedin mengungkap, bekerja di industri Informasi teknologi (IT) dan keuangan menempati urutan pertama cita-cita orang muda. Profesi ini bahkan mengalahkan popularitas profesi seperti dokter, suster hingga tentara.

Adapun menjadi pengusaha dan ilmuwan adalah mimpi yang dimiliki lintas generasi, karena baik pelajar dan profesional muda sama-sama menganggapnya favorit.

"Evolusi pekerjaan impian dari masa ke masa menandakan perubahan ketertarikan dan keinginan terhadap kemampuan dan keterampilan baru, seperti contoh kemampuan bidang IT dan finansial yang semakin dibutuhkan saat ini. Para pelajar dan profesional dapat mengasah kemampuan dan ilmu mereka, dengan terhubung pada jaringan profesional dan berbagai informasi yang tersedia di dalamnya,” tulis laporan survei seperti dilansir dari Linkedin.

Lebih lanjut survei juga menyebutkan, lebih dari 30 persen responden mengaku pergeseran profesi ini disebabkan dari inspirasi lingkungan sekitar yang didapatnya.

Pergeseran popularitas sebuah profesi dapat didorong oleh semangat dan inspirasi. Hampir setengah dari responden menyatakan bahwa mereka memiliki minat besar pada pekerjaan impian tersebut dan hal tersebut memiliki arti yang spesial bagi mereka.

Survei itu juga memperlihatkan bahwa kepercayaan diri anak muda saat ini meningkat karena 94 persen dari merasa didukung penuh oleh orangtua mereka. Tak hanya itu, 89 persen pelajar memiliki kepercayaan diri untuk mampu meraih impian mereka.

Namun dalam perjalanannya tetap ada hal yang menjadi hambatan. Sebagian besar, persentasenya sekitar 51 persen mengakui bahwa urusan finansial adalah hambatan terbesar mereka. Mereka juga kesulitan membangun jaringan yang tepat.

Survei yang dilakukan pada 1.000 responden ini berfokus pada pelajar usia 16-23 tahun. Profesional muda berusia 25-36 tahun yang sudah memiliki pengalaman kerja lebih dari dua tahun juga menjadi subyek dari penelitian ini. kbc10

Bagikan artikel ini: