BRI salurkan KUR Rp132,4 triliun untuk 7,4 juta debitur baru

Rabu, 13 September 2017 | 21:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Sejak kredit usaha rakyat (KUR) skema baru diluncurkan pada Agustus 2015 hingga Agustus 2017 ini, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Bank BRI) berhasil menyalurkan KUR senilai Rp132,4 triliun kepada lebih dari 7,4 juta debitur baru.

Dari total Rp132,4 triliun yang disalurkan selama dua tahun terakhir, sekitar Rp46,7 triliun disalurkan pada periode Januari 2017- Agustus 2017.

"Jumlah ini menjadikan Bank BRI sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia dan merupakan wujud komitmen BRI terhadap pemberdayaan UMKM," ujar Corporate Secretary Bank BRI Hari Siaga Amijarso di Jakarta, Selasa (12/9/2017).

Menurutnya, pencapaian ini setara dengan 65,8% dari total target penyaluran KUR BRI di 2017 sebesar Rp71 triliun. Perseroan juga optimistis mampu menyalurkan sesuai target yang telah ditetapkan hingga akhir tahun.

Dia memaparkan, sebesar 40% dari Rp46,7 triliun KUR yang disalurkan di tahun ini atau sekitar Rp18,4 triliun telah disalurkan ke sektor produktif.

Lebih lanjut Hari mengungkapkan, saat ini usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di Indonesia. UMKM mempunyai tingkat penyerapan tenaga kerja sekitar 97% dari seluruh tenaga kerja nasional dan berkontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) sekitar 57%.

Namun, pelaku UMKM masih menghadapi beberapa kendala, di antaranya kurangnya informasi maupun akses untuk memperoleh kredit/pembiayaan, sehingga membatasi pertumbuhan bisnis dan peluang investasi. Dalam kurun waktu 2007-2014, realisasi penyaluran KUR melampaui target yang ditetapkan pemerintah.

Pada 2015, pemerintah melakukan beberapa penyempurnaan menyangkut penguatan regulasi dan perbaikan skema KUR. "Harapannya, dengan adanya penyempurnaan bisa mendukung pengurangan gini ratio dari 0,41 menjadi 0,36 di 2019, dan pengurangan kemiskinan dari 10,96% menjadi 7%-8%," papar dia.

Ke depan, Bank BRI akan terus memacu penyaluran KUR ke sektor produktif. Beberapa strategi di antaranya dengan menjangkau kelompok petani dan nelayan serta komunitas UMKM di berbagai daerah.

"Selain itu, Bank BRI akan memanfaatkan keberadaan agen BRILink yang mencapai lebih dari 103 ribu agen untuk menjangkau potensi penyaluran KUR yang lebih luas," terang Hari.

Beberapa strategi tersebut dilakukan agar penyaluran KUR memiliki multiplier effect yang maksimal mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. kbc10

Graha Agung Kencana
Bagikan artikel ini: